"Pertanyaan seputar cawapres ini sering saya terima. Saya selalu ditanya kalau jadi cawapres terus capresnya siapa? Ya saya jawab kalau sudah ditunggu-tunggu capresnya nggak ada, ya saya jadi capres saja sekalian," seloroh Cak Imin saat menjawab pertanyaan seorang mahasiswa di Universitas Al Asy'ariah Mandar, Polman, Sulawesi Barat. Hal tersebut disampaikan dalam siaran pers, Kamis (15/2/2018).
Mahasiswa kembali bertanya. Jika memang mantan Menakertrans itu maju jadi capres, lalu siapa cawapresnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cak Imin menjadi pembicara tunggal di kuliah umum Universitas Al Asy'ariah Mandar itu. Dia bicara soal materi 'Yang Muda, Yang Berinovasi'.
Dibuka oleh Rektor Al Asy'ariah, Dr Chudriyah, acara kuliah umum dihadiri oleh perwakilan kampus swasta se-Sulbar serta jajaran guru-guru SMA/SMK swasta dan 700-an mahasiswa.
Kepada peserta kuliah umum, Cak Imin memberi tips soal cara berpolitik. Cak Imin menyelipkan pujian untuk Gus Dur.
"Kita smart tapi jangan khianat. Tirulah Gus Dur, sering guyon tapi idealismenya tidak tergoyahkan," ujarnya. (tor/fjp)











































