Pertamina Jateng Pastikan Pasokan BBM Kembali Normal

Pertamina Jateng Pastikan Pasokan BBM Kembali Normal

- detikNews
Rabu, 22 Jun 2005 19:03 WIB
Semarang - Sepekan lalu, sejumlah daerah di Jateng sempat kekurangan BBM. Dengan tambahan sekitar 36 kiloliter BBM, Pertamina Jateng pastikan pasokan BBM kembali normal."Sebetulnya sudah sejak Senin (20/6) lalu, pasokan BBM sudah masuk ke Jateng. Tapi karena persoalan teknis, distribusinya masih sedikit terganggu," kata Kepala Bagian Pengadaan Pertamina UPMS IV Jateng - DIY Herman MC dalam rapat dengan pendapat dengan Komisi B DPRD Jateng di Kantor DPRD, Jl. Pahlawan Semarang, Rabu (22/6/2005).Herman menjelaskan, kosongnya BBM di beberapa SPBU di kawasan Jateng Timur membuat Pertamina mengambil jatah dari depo Rowulu Yogyakarta. Dari Yogya, BBM diisikan ke depo Pengapon Semarang yang berkapasitas 1.400 kiloliter.Dari depo Pengapon, lanjut Herman, pihaknya menyuplai ke sejumlah daerah yang pasokan BBM-nya terganggu seperti Kudus, Demak, Rembang, dan Jepara. Kini, depo Pengapon kelebihan pasokan sekitar 300 - 500 kiloliter.Pada tanggal 24 Juni mendatang, jelasnya, salah satu tanker juga akan datang ke Semarang. Tanker bernama MT Sangty itu membawa 12.780 kiloliter premium, 12.200 kiloliter solar, dan 12.000 kiloliter minyak tanah. Jadi tidak usah khawatir, pasokan BBM tidak akan kurang lagi," tambahnya.Ketika ditanya soal masih adanya SPBU yang kosong, Herman beralasan, pihaknya kesulitan dalam transportasi ke daerah-daerah tertentu. Terutama dalam hal dana. Pasalnya, untuk mengirim BBM, Pertamina harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit."Kami meminta pengusaha langsung membayar pesanan BBM. Sekarang kami ketat, kalau tidak ada uang, maka kami juga tidak akan mengirim barang," kata Herman.Dalam acara itu, Komisi B DRPD Jateng mengusulkan penambahan kuota BBM Jateng. Namun Pertamina belum bisa memastikan karena harus menunggu persetujuan pusat. Untuk satu tahun, kebutuhan BBM di Jateng mencapai 6 juta kiloliter. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads