Terkena Muntaber, Enam Bocah Meninggal Sebelum Dirawat
Rabu, 22 Jun 2005 17:49 WIB
Tangerang - Wabah muntaber telah merenggut nyawa enam bocah di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, Banten. Mereka meninggal karena tidak sempat dirawat. Sementara 143 penderita lainnya yang dirawat di puskesmas setempat bisa diselamatkan."Karena mengalami kendala kendaraan, mereka tidak terselamatkan. Mungkin kendalanya rumahnya jauh dari sini. Mereka belum sempat mendapatkan perawatan," kata Kepala Puskesmas Pakuhaji dr. Dewi Anita Etikasari.Semua korban meninggal yang belum sempat dirawat adalah anak-anak. Mereka adalah Sarifuddin, 6 tahun, Desa Sukawali; M. Diki, 5 tahun, Desa Sukawali; Ipeh, 10 tahun, Desa Paku Haji; Ridwan, 4 tahun, Desa Keramat; Faqih, 4 tahun, Desa Bonisari; dan M. Sahadi, 5 tahun, Desa Keramat.Dewi, yang ditemui detikcom di Puskesmas Paku Haji, Jl. Saadullah, Tangerang, Rabu (22/6/2005), menjelaskan pasien yang masih dirawat ada 14 orang. Sementara total pasien yang pernah dirawat 143 orang, dan sebanyak 59 orang merupakan balita.Menurut Dewi, empat orang pasien telah dirawat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Dua orang di antaranya bayi. "Karena di sini tidak ada ruang operasi kecil," jelasnya.Wabah muntaber ini merupakan kejadian pertama di Pakuhaji. Kasus ini pertama kali dalam kurun waktu lima tahun terakhir. "Kami juga heran mengapa ini bisa terjadi," ujarnya.Kemungkinan wabah ini terjadi karena gaya hidup masyarakat yang kurang mempedulikan kesehatan. "Rata-rata korban berasal dari keluarga yang ekonominya kurang. Dan juga masih banyak rumah yang tidak memiliki jamban," demikian dr. Dewi Anita Etikasari.
(gtp/)











































