Tabrakan Beruntun Libatkan Truk TNI AD, Satu Orang Tewas
Rabu, 22 Jun 2005 17:28 WIB
Jakarta - Satu orang tewas seketika dalam tabrakan beruntun di Jalan Gatot Soebroto, Rabu (22/6/2005), pagi. Tabrakan melibatkan dua pengendara sepeda motor, sebuah mobil Panther dan truk TNI AD.Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.15 WIB itu berawal saat Suratno, pengendara sepeda motor RX King dengan nopol B 6325 TBH, dan Suwarno, pengendara Yamaha Scorpio B 6582 TDD, memacu motornya dengan kecepatan tinggi dari arah Cawang menuju Grogol.Namun malang tak dapat ditolak, menjelang jalan ke arah Gedung Trans TV, kedua sepeda motor saling bersenggolan. Suratno dan Suwarno pun tidak mampu menjaga keseimbangan. Keduanya langsung tergeletak di jalan. Bahkan Suwarno langsung terlempar ke arah kanan jalan. Pria ini langsung tewas seketika. Yang lebih mengenaskan lagi, tubuhnya kemudian terseret mobil Panther dengan nopol B 8496 CE yang dikendarai Rudi Setiawan. Sebetulnya, kata sumber di Lakalantas Polda Metro Jaya, Rudi sudah memperlambat laju kendaraannya ketika melihat kejadian di depan mobilnya. Namun, truk TNI AD dengan register 8689-XIV atas nama Denma yang dikemudikan Kopka Wiratno dari Paspampres, yang melaju di belakangnya tidak bisa mengantisipasi keadaan. Wiratno tidak sempat menginjak rem dan truk yang dikemudikannya langsung nyelonong menabrak mobil Panther. Akibatnya Rudi, tidak mampu mengendalikan kemudi, sehingga menabrak pagar di sisi kanan jalan dan terbalik. Saat ditabrak itulah, Panther tersebut menyeret tubuh Suwarno.Jenazah warga Jalan Kramat No.36, Lubang Buaya, Jakarta Timur itu langsung dilarikan ke RSCM. Saat ini Jenazah Suwarno sudah diambil keluarganya dan langsung dibawa ke kampung halamannya, Purbalingga.Sedangkan Suratno yang mengalami patah tulang kaki kiri dan kanan dilarikan ke RS Medistra. Namun kemudian dia dipindahkan ke RS UKI.Sedangkan Rudi dan Wiratno tidak mengalami luka sedikit pun. Semua pihak yang berada di lokasi saat ini telah diperiksa di Lakalantas Polda Metro, termasuk saksi M Syahrul (30), warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
(umi/)











































