Bayinya Belum Ditemukan, Noryati Hanya Bisa Menangis Pilu
Rabu, 22 Jun 2005 17:25 WIB
Jakarta -
Baru enam jam melahirkan putranya, seorang perempuan Malaysia harus menderita karena berpisah dari buah hatinya. Sang bayi yang belum diberi nama itu menghilang dari rumah sakit.Sejauh ini, kepolisian setempat belum juga menemukan bayi laki-laki yang dilahirkan dari rahim Noryati Abu Bakar itu. Perempuan berusia 31 tahun itu hanya bisa menangis pilu tiada henti menghadapi kenyataan pahit ini."Saya berdoa kepada Tuhan untuk menjaga bayi saya supaya selamat," ratap Noryati yang melahirkan di Rumah Sakit Sungai Petani di Kedah, Malaysia. "Saya tidak tahu sampai berapa lama saya bisa menanggung ini. Dia begitu kecil dan tidak berdaya," tuturnya seraya menangis tersedu seperti diberitakan media lokal, The Star, Rabu (22/6/2005).Noryati mengungkapkan, insting keibuannya mengatakan bahwa bayinya itu masih hidup dan sedang dirawat oleh seseorang yang menyayanginya. Musibah yang menimpa Noryati berawal pada Minggu, 19 Juni 2005, ketika ia melahirkan anak ketiganya di Rumah Sakit Petani pada pukul 08.32 waktu setempat. Karena mengalami gangguan pernafasan, bayi yang masih merah itu harus dipisahkan dari ibunya untuk dibawa ke ruang perawatan bayi. Namun hanya enam jam setelah dilahirkan, sang bayi dinyatakan hilang!Kenyataan ini sangat mengguncang Noryati. Pihak keluarga dan rumah sakit telah melaporkan kejadian ini ke kepolisian. Namun hingga kini belum ada petunjuk mengenai keberadaan sang bayi. Keluarga Noryati juga belum tahu apakah akan menuntut pihak rumah sakit atau tidak atas hilangnya anak mereka.
(ita/)










































