Pemerintah Keukeuh, Ongkos Haji Tetap Naik
Rabu, 22 Jun 2005 17:06 WIB
Jakarta - Meski dihadang DPR, pemerintah keukeuh dengan rencananya untuk menaikkan ongkos naik haji (ONH), yang akan direalisasikan pada 1426 Hijriah.Sikap pemerintah itu disampaikan Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni usai menghadiri peluncuran buku Tarmizi Taher berjudul 'Dakwah Kolaboratif' di Hotel Sofyan, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2005)."Minggu ini kita akan membicarakan masalah ini. Targetnya untuk tahun ini selesai," ujar Maftuh.Pihaknya, lanjut dia, akan segera membahas kenaikan ongkos haji tersebut bersama-sama dengan BUMN dan Garuda Indonesia. "Minggu ini juga kita akan rapatkan," tambah Maftuh.Tahun 1426 Hijriah jatuh pada awal November 2005. Pemerintah berencana akan menaikkan ongkos haji terhitung untuk tahun depan, yakni 2006.Meski persentase kenaikan harga masih digodok, kenaikan diperkirakan mencapai US$ 78,88 per orang. Alasannya, karena harga bahan bakar pesawat terbang (avtur) yang naik. Kenaikan ongkos haji ini pun dihadang DPR. Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Zaenal Ma'arif menentang keras rencana kenaikan ONH tahun depan. Dia menilai kenaikan itu tidak tepat dalam kondisi saat ini.
(aan/)











































