Bush Pernah Abaikan Tawaran Korut Soal Program Nuklir

Bush Pernah Abaikan Tawaran Korut Soal Program Nuklir

- detikNews
Rabu, 22 Jun 2005 16:02 WIB
Jakarta - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-il ternyata pernah berusaha melibatkan langsung Presiden AS George W Bush dalam isu senjata nuklir. Namun upaya yang dilakukan tiga tahun lalu itu diabaikan pemerintahan Bush.Demikian diungkapkan dua pakar AS mengenai Asia seperti diberitakan harian Washington Post dan dilansir kantor berita Reuters, Rabu (22/6/2005).Dikatakan Donald Gregg, mantan Duta Besar AS untuk Korea Selatan (Korsel), inisiatif Kim pada November 2002 itu tidak pernah ditindaklanjuti Gedung Putih. Pernyataan Gregg didukung oleh Don Oberdorfer, seorang eks wartawan senior.Ketika Bush berkuasa pada 2001, pejabat-pejabat AS memperkirakan Korut memiliki bahan bakar untuk memproduksi satu atau dua senjata nuklir. Sekarang, estimasi itu meningkat hingga setidaknya enam senjata atom.Menurut Gregg dan Oberdorfer, keduanya berkunjung ke Pyongyang pada November 2002 di tengah tudingan AS bahwa Korut mengembangkan program pengayaan uranium untuk menghasilkan senjata nuklir. Selama berada di Pyongyang itu, "kami mendapat pesan pribadi tertulis dari Kim untuk Bush," ujar Gregg.Dalam pesan itu Kim menyatakan, jika AS mengakui kedaulatan Korut dan memberikan jaminan non-agresi, maka isu nuklir akan diselesaikan sesuai dengan tuntutan abad baru. Kim juga berjanji "jika AS membuat keputusan tegas, kami akan merespon dengan seharusnya."Namun setelah pesan itu disampaikan ke Gedung Putih, pemerintah AS, yang saat itu sedang merencanakan invasi ke Irak, menolak keterlibatan dengan Korut.Karena itu, menurut egg and Oberdorfer, saat ini Bush harus mengejar kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan Kim demi menyelesaikan isu program nuklir Korut yang tak kunjung berkesudahan. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads