PNS Temanggung Cooling Down

PNS Temanggung Cooling Down

- detikNews
Rabu, 22 Jun 2005 14:40 WIB
Temanggung - Setelah berhari-hari mengelar aksi demo dan apel akbar, para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Temanggung memilih cooling down, Rabu (22/6/2005). Mereka hanya berkumpul di halaman kantor Sekretariat Daerah (setda) di Jl Ahmad Yani.Sebagian dari mereka juga tampak terdiam di kantor masing-masing. Mereka tidak bekerja dan hanya duduk-duduk di depan meja kerja mereka. Sebagian PNS dari dinas lain juga tampak datang sekedar ingin melihat kantor dinas bupati yang sudah disegel polisi dengan police line itu."Kami hari ini cooling down dulu, sambil melihat perkembangan situasi selanjutnya. Perkara besok mau ada demo atau tidak, kita belum tahu. Lihat situasi dulu, kalau Pendopo Jenar sekarang disegel, kami juga tidak akan melakukan aksi di sana," kata Camat Tembarak Agus Widodo kepada wartawan di kantor Setda, Rabu (22/6/2005).Agus yang sempat dinon-jobkan menjadi staf bupati itu mengaku baru tahu bila bupati telah mencabut SK tersebut dari siaran televisi. Hampir semua PNS yang melakukan aksi juga mengetahui informasi itu dari media. "Surat resmi pencabutan kami belum melihat. Jadi dicabut atau tidak SK itu, bagi kami tidak berpengaruh, kami akan terus berjuang," katanya. Menurut Agus, sebenarnya selama ini para camat tidak melakukan pelayanan kepada masyarakat karena terbentur oleh aspek hukum, yaitu sudah dinon-jobkan oleh bupati. Sedangkan pejabat atau camat yang ditunjuk atau menggantikan belum juga bersedia masuk kerja. Mulai saat ini pelayanan KTP dan Kartu Keluarga (KK) di kecamatan sudah bisa dilakukan lagi."Itu masalahnya kenapa kemudian tidak ada pelayanan masyarakat. Kami tidak mau ada masalah hukum di kemudian hari, hanya karena kami tanda tangan sebuah surat ketika kami non-job. Jadi kalau SK sudah dicabut, kami berani tanda tangan lagi," kata Agus. Ditanya mengenai proses hukum bupati, yang BAP-nya kini sudah sampai Kejaksaan Tinggi Jateng, Agus bersama para PNS lainnya menyambut gembira. "Kalau sekarang P21 sudah turun, lebih cepat itu akan lebih baik," katanya. (asy/)


Berita Terkait