DetikNews
Selasa 13 Februari 2018, 23:53 WIB

Pilgub Sumut 2018

Djarot dan Edy Bersimpati JR Saragih Gagal Maju di Pilgub Sumut

Jefris Santama - detikNews
Djarot dan Edy Bersimpati JR Saragih Gagal Maju di Pilgub Sumut Foto: Jefris/detikcom
Medan - Dua calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan simpati kepada JR Saragih. Hal itu lantaran JR Saragih tak bisa melaju ke Pilgub Sumut 2018.

"Pak JR itu sahabat saya, tentu kami bersimpati. Proses yang tahu tentu KPU," kata Djarot di Hotel Grand Mercure, Medan, Selasa (13/2/2018).

Hal yang sama dikatakan Edy. Ia pun mengaku prihatin atas gagal majunya JR-Ance di Pilgub Sumut. Meski demikian, ia tetap optimistis bisa meraup suara dan menjadi gubernur.

"Saya sangat prihatin dengan Pak JR. Semuanya punya cita-cita untuk membangun Sumatera Utara. Tapi ini suatu ketentuan KPU yang punya wewenang. Berapa cagub pun kami suka," jelas Edy di lokasi yang sama.

KPU Sumatera Utara sebelumnya menyatakan pasangan JR Saragih dan Ance Selian tak lolos pendaftaran. Salah satu syarat sebagai calon gubernur tak terpenuhi oleh JR Saragih.

"Karena ada salah satu syarat calon gubernur, yaitu legalisasi ijazah yang bersangkutan, sehingga berdasarkan regulasi, sesuai aturan, yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan sebagai pasangan calon karena tidak memenuhi syarat," kata Ketua KPU Sumut Mulya Banurea.

Dengan itu, Pilgub Sumut diikuti dua pasang calon gubernur dan wakil gubernur. Keduanya adalah Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Ijeck) dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Pada undian nomor urut pilgub, pasangan Edy-Ijeck mendapat nomor urut 1. Sedangkan Djarot-Sihar mendapatkan nomor urut 2.
(nkn/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed