Disebut Ombudsman Tak Kooperatif, Begini Tanggapan Novel Baswedan

Disebut Ombudsman Tak Kooperatif, Begini Tanggapan Novel Baswedan

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Selasa, 13 Feb 2018 21:13 WIB
Disebut Ombudsman Tak Kooperatif, Begini Tanggapan Novel Baswedan
Ilustrasi (Foto: dok. detikcom)
Jakarta - Anggota Ombudsman Adrianus Meliala menyebut Novel Baswedan tidak kooperatif saat diperiksa kepolisian terkait teror penyiraman air keras kepadanya. Novel--seperti disampaikan istrinya, Rina Emilda--menyebut mungkin Adrianus tidak mendapatkan info lengkap.

"Bang Novel tidak paham yang dimaksud Pak Adrianus itu apa, barangkali Pak Adrianus tidak dapat info jelas, jadi komentarnya begitu. Sebelumnya, Pak Adrianus menyampaikan bahwa Bang Novel belum di-BAP (berita acara pemeriksaan), tapi ternyata itu tidak benar, kan," kata Rina Emilda, yang karib disapa Emil, saat dihubungi detikcom, Selasa (13/2/2018).

Adrianus juga berkata lembar BAP Novel tipis, hanya 2-3 lembar. Dia berpendapat pemeriksaan Novel tidak maksimal. Padahal Novel sudah menyampaikan seluruh keterangan kepada pihak kepolisian yang memeriksanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bang Novel sudah sampaikan semua yang diketahui sejak awal kejadian kepada penyidik dan kemudian pada Agustus 2017 sudah sampaikan keterangan lengkap dalam BAP," ujar Emil.


Novel menyimpulkan pernyataan Adrianus tidak tepat. Terlebih anggota Ombudsman itu tidak pernah mendengar sendiri dari Novel.

"Jadi tidak benar lagi komentar Pak Adrianus itu. Soal Bang Novel menyampaikan perlunya dibentuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) itu hal lain, dan itu tidak pernah disampaikan kepada Pak Adrianus," ucap Emil.

Sebelumnya, Adrianus Meliala menduga Novel tidak kooperatif dalam membantu mengungkap kasus teror terhadapnya. Dia menduga Novel tidak terbuka soal informasi yang diketahui, karena terbentur tugasnya sebagai penyidik. Dia lalu menyarankan agar Novel diperiksa kembali.

"Dari pengakuan polisi sendiri, Pak Novel amat irit bicara dan dari pihak Pak Novel selalu 'nanti serahkan saja ke pihak TGPF', kesan saya bahwa (Novel) tidak kooperatif," ujar Adrianus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. (nif/dhn)


Berita Terkait