DetikNews
Selasa 13 Februari 2018, 17:20 WIB

Suliono Sempat Browsing soal Gereja di Yogya Sebelum Beraksi

Audrey Santoso - detikNews
Suliono Sempat Browsing soal Gereja di Yogya Sebelum Beraksi Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Zunita/detikcom)
Jakarta - Suliono (23), tersangka penyerang Gereja Santa Lidwina, Sleman, ternyata mencari tahu gereja apa saja yang ada di dekat tempatnya menginap. Itu diketahui dari rekaman CCTV musala tempat Suliono bermalam, yang jaraknya tak jauh dari lokasi kejadian.

"Setelah kemarin mondok sebentar di Magelang, transit di Yogya. Dia melihat-lihat di internet, mana gereja yang deket-deket situ, di mana dia bisa beli senjata. Informasi yang kita terima seperti itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/2/2018).

Setyo mengatakan hingga saat ini Suliono masih dianggap sebagai penganut lonewolf terrorism. Artinya, dia melakukan aksi teror berdasarkan keinginan sendiri dan tidak terafiliasi dengan jaringan teroris.


"Sampai sejauh ini kita masih melihat lonewolf. Dia dapat pemahaman yang keliru ya, dia belajar dari internet kemudian dia ingin melaksanakannya dari dorongan dia sendiri," ujar Setyo.

Sebelumnya, Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Ahmad Dhofiri berkata Suliono mengaku menjual ponsel untuk membeli pedang. Pedang itulah yang dia gunakan untuk melukai Romo Karl Edmund Prier, seorang polisi Aiptu Aal Munir, dan beberapa jemaat Gereja Santa Lidwina pada Minggu (11/2).

"Sementara memang ada keterangan pelaku jual ponsel untuk beli pedang," ucap Brigjen Ahmad Dhofiri dalam jumpa pers di Mapolda DIY, Ring Road Utara, Sleman, Senin (12/2).


(aud/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed