Serobot Antrean di SPBU, Pria Ngaku Polisi Ternyata Driver Taksi Online

Serobot Antrean di SPBU, Pria Ngaku Polisi Ternyata Driver Taksi Online

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 13 Feb 2018 10:03 WIB
Serobot Antrean di SPBU, Pria Ngaku Polisi Ternyata Driver Taksi Online
Foto: Penyerobot antrean di SPBU bukan polisi melainkan driver taksi online. Fotografer: Istimewa
Tangerang Selatan - Polisi menindaklanjuti informasi terkait adanya pria yang mengaku polisi dan menyerobot antrean di Pom Bensin Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan yang videonya sempat viral di media sosial. Setelah ditelusuri, pemilik mobil Daihatsu Xenia B 1158 WMP bukan seorang polisi.

"Terkait viralnya video perilaku pengendara yang tidak sesuai norma dari oknum yang mengaku anggota polisi, setelah kami cek ternyata yang bersangkutan bukan anggota polisi," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada detikcom, Selasa (13/2/2018).

  "Setelah kami cek, terlapor bukan seorang polisi melainkan operator moda transportasi online," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho. Fotografer: Istimewa

Alexander mengatakan pihaknya telah menelusuri identitas pemilik kendaraan melalui registrasi di data base lalu lintas. Tim Vipers juga telah mendatangi alamat pria pengemudi yang diketahui bernama Sukarman (46) itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah kami cek, terlapor bukan seorang polisi melainkan operator moda transportasi online," kata Alexander.

Peristiwa ini dialami oleh wanita bernama Ginna pada Sabtu (10/2) sekitar pukul 18.00 WIB lalu. Kejadian ini sempat viral di media sosial setelah Ginna mempostingnya di Facebook.

Ginna mengisahkan, saat itu dirinya sedang antre untuk mengisi bensin di Pom Bensin 31.15401 Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Namun tiba-tiba mobil Daihatsu Xenia bernopol B 1158 WMP masuk melalui pintu keluar pom bensin ingin menyerobot antrean.


"Saya ga terima krn dibelakang saya pun antrean sudah panjang sekali. Saya bilang sama petugas pom bensin utk bilang sama dia mundur dan antre sebagaimana mestinya,tp walaupun sudah dibilangin petugas sepertinya dia tidak mau mendengarkan," tulis Ginna seperti dilihat detikcom, Selasa (13/2/2018).

Ginna pun cekcok dengan pengemudi tersebut. Dengan arogannya, pelaku mengaku sebagai anggota polisi dan mengancam Ginna.

"Dia mengancam saya bahwa saya tidak akan bisa memperpanjang STNK saya tahun depan, dia mengaku kalau dia seorang polisi," tambahnya. (mei/aan)


Berita Terkait