"PKB-lah yang mengusung Pak Jokowi jadi presiden sama Pak JK jadi menang, banyak pengamat mengatakan siapa yang didukung PKB pasti menang. Itu kata pengamat," kata Cak Imin di Restoran Eka Ria, Jalan KH Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).
Cak Imin lalu mengungkit omongan cawapres Hatta Rajasa seusai Pilpres 2014. Sebagaimana dikatakan Hatta, Cak Imin menyebut Prabowo-Hatta kalah karena tak didukung oleh PKB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, PKB meminta doa restu kepada peserta yang hadir dalam refleksi tahun baru Imlek ini agar bisa menjadi partai yang lebih besar. Cak Imin berharap PKB bisa menambah kursi di parlemen.
"Mohon doa restu semoga PKB semakin berperan, semakin bisa punya kewenangan dan kekuatan untuk bisa lebih mewarnai Indonesia di masa yang akan datang. Bapak-Ibu sekalian, PKB hari ini kursinya 47 kursi, 47 dari 550. Berarti untuk bisa mewarnai masih terbata-bata dan penuh kesulitan. 550 adalah warna nyata, tetapi 47 adalah warna semu. Pada 2019, PKB harus menjadi warna nyata di parlemen DPR RI," katanya.
Cak Imin menargetkan 100 kursi bisa diraih PKB pada Pemilu 2019. Menurutnya, jumlah kursi yang banyak itu dapat memantapkan posisi PKB untuk menentukan kebijakan.
"Setidaknya kita terus bekerja keras, setidaknya bisa 100 kursi di DPR RI, setidaknya. Jadi, kalau hari ini banyak kritik terhadap DPR RI, hari ini banyak yang memprotes, itu karena PKB masih kecil saja. Kalau PKB besar, insyaallah. Salah satu kritik terhadap DPR masih belum banyak produk UU yang memberi harapan baru yang memberi harapan Indonesia yang maju," tuturnya. (knv/jor)











































