"Pak Kapolri menyampaikan ini (soal) peta teroris dan juga upaya yang sudah dilakukan Polri, baik penegakan hukum maupun soft power terkait radikalisasi," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal di kantor Kemlu, Jl Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).
Dalam raker yang juga dihadiri Menlu Retno Marsudi itu, Tito menyampaikan situasi global saat ini terkait terorisme. Para perwakilan RI di luar negeri diminta ikut berperan dalam penanganan terorisme.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya mengatakan Tito menyampaikan beberapa poin terkait pencegahan radikalisasi dan terorisme.
"Pak Tito menyampaikan selama ini Indonesia sangat dikenal sebagai negara yang mengedepankan law enforcement, lead counter terrorism yang tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga hak asasi manusia," katanya. (fdn/fdn)











































