Hujan akan Guyur Jabotabek Hingga Akhir Juni
Rabu, 22 Jun 2005 09:42 WIB
Jakarta - Hari gini masih hujan? Begitulah banyak orang memperbincangkannya. Padahal, bulan ini seharusnya masuk musim kemarau. Tapi, begitulah cuaca. Bahkan, diperkirakan hujan akan mengguyur dan petir akan menggelar di Jakarta dan sekitarnya hingga akhir Juni. Perkiraan ini disampaikan Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Achmad Zakir, kepada detikcom, Rabu (22/6/2005). Zakir memperkirakan ini setelah menganalisa fakta-fakta alam yang terjadi. Menurut Zakir, Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) hingga 27 Juni 2005 masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan-sedang yang diselingi hujan lebat dan petir pada sore atau malam hari. Sedangkan pada pagi hari, lebih cenderung berawan tipis-tebal, konsentrasi hujan di Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan , Depok, Bogor, Bekasi bagian selatan dan timur, dan Tangerang bagian timur. "Khusus Jawa Barat sampai dengan akhir Juni 2005 juga masih akan ada hujan. Khususnya Pandeglang, Serang, Bandung, Cilacap, Jatiwangi," kata Zakir.Zakir menyatakan, untuk tahun ini, wilayah Indonesia bagian barat khususnya Sumatera dan Jawa memang telah diperkirakan jauh hari sebelumnya akan mengalami musim kemarau yang basah. Artinya, musim kemarau yang ada hujan, dengan kriteria curah hujan dasarian (10 hari) tidak lebih dari 50 mm per 10 hari atau kurang dari 150 meter perbulan. Karena itu, pada bulan Mei sampai kini, masih sering terjadi hujan, dengan intensitas bervariasi dari hujan ringan hingga lebat serta diringi petir. Terkadang sifat hujannya tidak lagi lokal, tapi bersifat merata dengan durasi hujan lebih dari 3 jam bahkan sampai 12 jam, dengan konsentrasi hujan di sekitar wilayah Barat dan Timur Jabotabek. Kondisi cuaca yang demikian memang di luar kebiasaan dari keadaan cuaca di musim kemarau, karena biasanya hujan convektif (hujan akibat radiasi matahari langsung) bersifat lokal dan tidak merata serta sering terjadi pada sore hari dengan durasi hujan tidak lama maksimum 1 jam.Kondisi d imusim kemarau tahun 2005 ini memang sangat berbeda dibandingkan 2 tahun lalu. Dua tahun lalu, musim kemaraunya sesuai dengan kriteria hujan di musim kemarau, hujan kurang dari 50 mm dalam 10 hari, rata-rata hujan yang turun berkisar antara 1- 20 mm perhari dan lamanya hari hujan pun kurang dari 10 hari. Sementara tahun ini justru curah hujan ada yang lebih dari 50 mm/perhari seperti di Jakarta timur (76 mm) terjadi pada tanggal 15 Juni 2005, tapi hari-hari berikutnya kurang dari 30 mm.
(asy/)











































