Pantauan detikcom di lokasi, Senin (12/2/2018) sekitar pukul 13.50 WIB, ada empat pekerja yang sedang memperbaiki gerbang. Namun gerbang besi itu belum dipasang kembali.
Para pekerja masih melakukan pengeboran di tiang gerbang yang tingginya sekitar 3 meter. Mereka juga melakukan pengelasan pada gerbang besi yang roboh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdapat 4 pintu besi yang diletakkan di pinggir jalan. Masing-masing pintu berukuran 2x6 meter. Di bagian atas, tengah, dan bawah pintu terdapat batangan besi berukuran sebesar tangan manusia. Sisanya, di bagian tengah pintu, terdapat besi dengan ukuran lebih kecil.
Pintu gerbang tersebut roboh pada Minggu (11/2) lalu. Akibat kejadian ini, seorang petugas harus dilarikan ke rumah sakit. Petugas tersebut tertimpa gerbang roboh yang berlokasi di dekat perlintasan rel kereta itu.
"Dan satu orang korban luka saat ini sedang dalam perawatan di RS Mayapada," lanjut pejabat humas perusahaan yang menjadi kontraktor pengerjaan gerbang ini.
Lokasi gerbang yang roboh itu juga berdekatan dengan lokasi longsor pada Senin (5/2) lampau, yakni longsor yang mengakibatkan robohnya tembok beton dan menimpa mobil, sehingga menimbulkan dua korban dan salah satunya meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit. Kedua lokasi terletak berseberangan, hanya dibatasi ruas Jalan Perimeter Selatan. (dnu/dnu)











































