DetikNews
Senin 12 Februari 2018, 14:17 WIB

6 Kali Kirim Sabu ke Indonesia, Ini Jejak WN Malaysia Bandar Sabu

Mei Amelia R - detikNews
6 Kali Kirim Sabu ke Indonesia, Ini Jejak WN Malaysia Bandar Sabu Rilis kasus penyelundupan 240 kg sabu di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2018) Foto: Mei Amelia-detikcom
Jakarta - Tim gabungan Satgas Khusus Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya menembak mati WN Malaysia, Lim Toh Hing, bandar 240 Kg sabu yang diselundupkan dalam mesin cuci. Jaringan ini diduga sudah berulang kali mengirimkan barang ke Indonesia.

"Jaringan ini sudah enam kali mengirimkan sabu dari Malaysia ke Jakarta," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Jaringan Hing mulai menyelundupkan narkotika ke Indonesia sejak 21 Oktober 2016. Dari enam pelaku pengiriman sabu ke Indonesia, tiga kali di antaranya berhasil lolos.

"Jadi dari Oktober 2016 sudah mulai main, kemudian pada 28 November 2017 dan 2 Januari 2018 berhasil diungkap Polres Metro Jakarta Utara, tetapi ini tidak terlalu banyak (barang bukti), ini sudah masuk nanti dikirim ke pengedar-pengedar," tutur Tito.

Kemudian pada 7 Februari 2018, tim Satgasus dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kombes Herry Heryawan dan Kombes Suwondo Nainggolan berhasil mengungkap penyelundupan 240 Kg sabu di kompleks Pergudangan Harapan Dadap Jaya, Tangerang.

"Mereka menyelundupkan lewat mesin cuci, di dalamnya terdapat 241,783 Kg sabu nilainya cukup tinggi, cukup mahal," sebut Tito.

Hing merupakan pelaku utama dari jaringan ini. Dia bekerja sama dengan tersangka Indrawan alias Alun yang merupakan narapidana di sebuah Lapas di Jakarta.

Berikut jejak jaringan Hing 6 kali menyelundupkan sabu ke Indonesia:

- Tanggal 21 Oktober 2016
Jaringan ini mengirimkan sabu ke Jakarta pada 21 Oktober 2016. Mereka menggunakan importir PT LMAP Bandung untuk mengirimkan kontainer berisi sabu yang dikirim ke PT KLI kawasan Greenland Internasional Industri Delta Mas, Bekasi.

- Tanggal 30 Januari 2017
Jaringan ini mengirimkan sabu ke daerah Bekasi dengan menggunakan modus yang sama yaitu melalui importir PT PPS Jakarta, kontainer berisi narkotika itu juga dikirim ke PT KLI kawasan Greenland Internasional Industri Delta Mas, Bekasi.

- 3 Maret 2017
dengan menggunakan importir PT MGM Jakarta, kontainer dikirim ke PT KLI kawasan Greenland Internasional Industri Delta Mas, Bekasi

- Tanggal 28 November 2017
Jaringan ini menggunakan importir PT JKA Jakarta (undername), kontainer dikirim ke gudang Jl Raya Jonggol KM 1 Bogor. Dalam kasus ini, mereka digagalkan Polres Jakarta Utara

- Tanggal 2 Januari 2017
mereka menggunakan importir PT UMS Jakarta, mengirimkan kontainer ke gudang di Jl Raya Jonggol KM 1 Bogor dan kembali diungkap Polres Metro Jakarta Utara dengan barang bukti 2 Kg sabu dan uang Rp 2,7 miliar.

- Tanggal 7 Februari 2018
Jaringan Hing kembali menyelundupkan sabu ke Jakarta dengan menggunakan importir PT UMS Jakarta. Kontainer berisi 12 unit mesin cuci itu dikirim ke kompleks Pergudangan Dadap, Tangerang.

Dalam kasus ini jaringan ini berhasil digagalkan. Total ada 240 Kg lebih sabu plus 30 ribu butir ekstasi.
(mei/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed