Ada 2 Harimau Berkeliaran di Tempat Jumiati Dimangsa

Ada 2 Harimau Berkeliaran di Tempat Jumiati Dimangsa

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 12 Feb 2018 12:53 WIB
Ada 2 Harimau Berkeliaran di Tempat Jumiati Dimangsa
Salah satu harimau di lokasi Jumiati dimangsa/Foto: Istimewa
Pekanbaru - Pekanbaru, Diperkirakan ada dua ekor harimau di Desa Tanjung Simpang, Kec Pelangiran Kab Indragiri Hilir (Inhil) Riau lokasi Jumiati tewas dimangsa. Perkiraan ini berdasarkan belang harimau yang berbeda.

Demikian disampaikan, Kepala Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Haryono dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (12/2/2018). Menurut Haryono di lokasi kejadian tempat Jumiati tewas diserang harimau, ada dua individu harimau yang tertangkap kamera trap.

"Berdasarkan kamera yang terpasang, tertangkap ada dua ekor harimau di lokasi itu. Kepastian ini berdasarkan pengamatan belang yang berbeda," kata Haryono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak BBKSDA Riau, memberikan tanda yang diduga kuat memangsa Jumiati diberi nama Bonita. Sedangkan satu ekor lagi diberi nama Boni.

"Pemberian nama ini untuk penandaan kedua individu. Dipastikan dua ekor, karena berdasarkan kamera ada perbedaan belang dikeduanya. Terutama perbedaan di kaki kiri belakang belangnya berbeda," kata Haryono.

Masih menurut Haryono, dari pengamatan kamera trap, harimau Bonita sudah beberapa kali mendekati perangkap yang diberi umpan kambing.



"Sudah mendekati perangkap, tapi harimau itu tidak mau masuk," kata Haryono.

Masih keterangan Haryono, harimau Bonita dapat dipastikan berjenis kelamin betina. Begitu juga harimau Boni walau belum dapat dipastikan, namun tipikelnya juga diduga betina.

"Kedua harimau ini usianya kita perkirakan masih remaja. Mereka sama-sama berada di wilayah yang sama tempat lokasi warga yang dimangsa," kata Haryono.

Haryono menjelaskan, harimau yang tertangkap kamera oleh sopir truk yang sudah menyebar luas merupakan harimau Bonita.

"Jadi yang video harimau menyebar luas itu adalah bagian dari kerja tim kita. Nah, harimau itu adalah Bonita," kata Haryono.

Sebagaimana diketahui, awal tahun 2018 lalu, Jumiati tewas dimangsa harimau. Saat itu korban lagi bekerja di kebun sawit. Saat kejadian ada tiga pekerja tengah berada di lokasi.

Jumiati yang kepergok berjumpa dengan harimau, berusaha memanjat pohon sawit. Saat memanjat, harimau melompat menekerkan kakinya. Begitu terjatuh, harimau ini pun menyerang korban hingga tewas.

[Gambas:Video 20detik]

(fjp/fjp)


Berita Terkait