Hatta Rajasa: Saya Sangat Marah

Dituduh Penikmat DAU

Hatta Rajasa: Saya Sangat Marah

- detikNews
Rabu, 22 Jun 2005 07:11 WIB
Jakarta - Dituduh sebagai penikmat Dana Abadi Umat (DAU), Menteri Perhubungan Hatta Rajasa protes keras. Dia tidak pernah menyangka kalau dana yang digunakan untuk kepergian naik haji bersama istrinya saat masih menjadi Menteri Ristek itu berasal dari DAU."Saya betul-betul protes keras pernyataan sepihak seperti itu. Saya sangat marah. Kalau tidak sesuai prosedur, kok dizinkan Presiden," kata Hatta Rajasa saat dihubungi oleh detikcom melalui telepon, Selasa (21/6/2005) pukul 21.00 WIB.Kepergiannya ke tanah suci bersama mantan Menteri Kelautan Rohmin Dahuri pada tahun 2002, disebabkan untuk kepentingan tugasnya sebagai Menristek/Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat itu. Hatta diminta oleh Said Agil Husin Al Munawwar yang saat itu sebagai menteri agama untuk menjadi amirull hajj. Selain itu, mantan Sekjen PAN ini bertugas untuk bertemu dengan menteri urusan haji Arab Saudi. Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan pemikirannya mengenai perbaikan shuttle service bagi jamaah haji Indonesia."Saat itu, saya sedang bertugas. Saya betul-betul bertugas dan saya laporkan kepada Presiden. Saya juga memberikan pandangan kepada Said Agil, kalau perlu dilibatkan BPPT agar memudahkan jamah haji Indonesia," tegasnya.Pria berambut perak ini juga merasa heran apabila dirinya dituduh meminta dana untuk pergi haji. Sebelumnya, dia sudah 5 kali melakukan ibadah haji. "Ngapain saya minta. Ini menyesatkan," ujarnya. Seperti diketahui, Pengacara Said Agil, Ayuk Fadhlun Shahab membeberkan para pejabat yang berhaji dengan menggunakan DAU. Para pejabat, termasuk Jusuf Kalla dengan istrinya, diberangkatkan haji dengan menggunakan DAU. Said Agil hanya mengikuti kebijakan menteri-menteri agama sebelumnya. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads