DetikNews
Senin 12 Februari 2018, 10:47 WIB

Jokowi Sebut Diplomasi Perdamaian RI Dipuji Palestina dan Afghanistan

Andhika Prasetia - detikNews
Jokowi Sebut Diplomasi Perdamaian RI Dipuji Palestina dan Afghanistan Presiden Jokowi bersama Menlu Retno dan para Dubes RI. (Zunita/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia sudah berkontribusi dalam membantu perdamaian di dunia. Pujian atas kiprah Indonesia sudah disampaikan dari negara sahabat, seperti Palestina dan Afghanistan.

"Selama 3 tahun terakhir, saya melakukan rangkaian kunjungan kerja dan diplomasi. Menerima kunjungan kepala negara, dan diplomasi kita perdamaian, kemanusiaan mendapatkan apresiasi dari pemimpin dunia. Presiden Mahmoud Abbas, Presiden Palestina (mengatakan) bahwa Indonesia adalah teman sejati Palestina. Presiden Ashraf Ghani yang mengatakan Indonesia memiliki kontribusi untuk perdamaian di Afghanistan," jelas Jokowi di depan para Dubes RI di Gedung Pancasila, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).


Jokowi juga menjelaskan Indonesia diterima baik oleh Arab Saudi dan Iran. Begitu pula saat Indonesia membantu mengatasi krisis Rohingya di Cox's Bazar.

"Indonesia juga diterima baik oleh Iran, Saudi, ketika terjadi perbedaan di antara mereka. Terakhir kita berkunjung ke Bangladesh, lalu para pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, kita membantu. Diplomasi Indonesia membantu Bangladesh untuk mengatasi berbagai isu di perbatasan," paparnya.


Jokowi mengajak kepala perwakilan RI dari seluruh dunia membantu memperjuangkan perdamaian dan diplomasi dengan negara lain. Indonesia, kata Jokowi, memiliki tanggung jawab membantu permasalahan yang ada di dunia.

"Afghanistan juga yang juga berjuang dalam perdamaian. Indonesia bergerak membantu, dari Afghanistan kita bisa menggali makna kesatuan, persatuan, kemajemukan, makna toleransi, makna perdamaian. Kita terus bantu berjuang pembebasan Palestina. Kita terus berjuang untuk berjuang dalam perdamaian," kata Jokowi.

"Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia sekaligus negara terbesar ketiga di dunia. Ini tanggung jawab besar bagian solusi berbagai permasalahan global," tambahnya.
(dkp/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed