Wakil Ketua DPRD Nagan Raya, Aceh Diculik GAM
Selasa, 21 Jun 2005 20:03 WIB
Banda Aceh - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nagan Raya, Syech Marhaban (44) diculik sekelompok orang bersenjata. Sebelumnya, para penculik meminta uang Rp 300 juta, tapi Syech Marhaban hanya sanggup memberikan Rp 10 juta. Sampai saat ini, anggota dewan dari PPP ini belum diketahui keberadaannya. Demikian dikatakan Kapolres Nagan Raya, Kompol Arsyad melalui Kasat Serse Iptu Muhammad Rasyid saat dikonfirmasi pertelepon oleh wartawan dari Banda Aceh, Selasa (21/6/2005) sore. "Aksi penculikan terjadi Senin malam sekitar pukul 21.30 WIB. Diculik oleh 17 orang kelompok bersenjata Aceh bertempat di Desa Ie Beudoh, Kecamatan Nagan Timur. Para pelaku menggunakan baju loreng," terangnya. Polisi juga menyebut para pelaku yang membawa senjata campuran saat melakukan aksi penculikan itu, berasal dari kelompok GAM. Lebih lanjut dikatakan Iptu Muhammad Rasyid, penculikan itu berawal saat ada 17 orang berseragam loreng menanyakan rumah Syech Marhaban kepada Shalihin, yang saat itu sedang bertugas ronda malam di Desa Ie Beudoh, Nagan Timur. Kelompok itu dipimpin bernama Samsuardi. "Kemudian petugas ronda malam menunjuk sekitar 500 meter dari pos tersebut. Pemimpin kelompok itu diyakini bernama Samsuardi atau lebih dikenal dengan nama Juragan," katanya.Tak berapa lama, Syech Marhaban dibawa para penculik menuju kawasan kebun sawit Usaha Sawit Jaya yang berada di Desa Alue Beusaja. Berdasarkan informasi yang didapat polisi, sebelum aksi penculikan ini, korban sudah berkali-kali dimintai uang oleh kelompok tersebut. Tapi tidak dipenuhi. Sehingga polisi berkesimpulan, motif penculikan ini pemerasan yang dilakukan kelompok GAM. Hingga saat ini, TNI dan Polri dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban.
(asy/)











































