Langgar Kampanye, Panwas Tegur 2 Pasangan Cagub Sumbar
Selasa, 21 Jun 2005 19:08 WIB
Padang - Ketahuan mengibarkan bendera partai pendukungnya pada saat kampanye, dua pasangan calon gubernur (Cagub) Sumatera Barat, Irwan Prayitno-Ikasuma Hamid dan Gamawan Fauzi-Marlis Rahman, ditegur Panwas Pilkada Sumbar. Rapat pleno Panwas beberapa waktu lalu memutuskan keduanya dinilai melanggar pasal 59 ayat (5) PP Nomor 6 tahun 2005. Mereka juga dinilai tidak mematuhi SK KPUD Sumbar nomor 31 tahun 2005 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pilkada.Hal tersebut disampaikan oleh anggota Panwas Pilkada Sumbar, Adhi Wibowo, ketika ditemui detikcom di kantornya, Jl. Juanda, Padang, Selasa (21/6/2005). "Kita sudah kirim surat teguran pada dua pasangan calon itu dan melaporkannya ke KPUD Sumbar untuk ditindaklanjuti. Kemarin kita juga melaporkan pelanggaran administratif berupa penempatan atribut kampanye yang tidak sesuai aturan oleh semua pasangan cagub," ujar Adhi.Dikatakan Adhi, hingga saat ini, KPUD Sumbar belum melakukan tindakan administratif apa pun terhadap pasangan calon yang melanggar itu. "Saya tidak tahu kenapa begitu. Padahal, itu merupakan kewenangan mereka. Sejauh ini, Panwas selalu melaporkan hasil temuan yang terkait dengan pelanggaran kampanye pada KPUD," katanya.Mulai Tidak Sehat Sementara itu, berdasarkan pantauan detikcom di sejumlah kelurahan di kota Padang, persaingan di antara pasangan cagub terlihat semakin memanas. Di sejumlah lokasi, ditemukan selebaran yang memuat tanda gambar partai-partai pendukung pasangan cagub Sumbar yang diduga disebarkan oleh salah satu pasangan cagub. Selebaran itu, sempat menjadi gunjingan warga karena dianggap memojokkan pesaingnya melalui image partai pendukungnya."Ini jelas tidak fair. Selebaran ini seolah-olah menuding bahwa pasangan cagub yang didukung partai-partai tertentu sebagai pasangan yang tidak Islami. Bagi saya, cara-cara seperti ini justru sangat tidak islami," ujar Roni (24) berang. Pendukung pasangan Gamawan Fauzi-Marlis Rahman ini mengaku tidak senang karena jagoannya turut ditampilkan dengan tanda gambar salah satu partai pendukung yang sengaja dibesarkan. Kemarahan yang sama juga dilontarkan oleh Yona (25). Pendukung pasangan Jeffrie Geovanie-Dasman Lanin ini mengaku banyak menemukan poster jagoannya yang ditimpal dengan poster pasangan calon lainnya. "Bukan hanya itu, bahkan ada juga poster yang ditulisi dengan kalimat-kalimat yang memojokkan Jeffrie yang tidak hanya didukung oleh partai-partai Islam," ujarnya.Dikatakan Yona, dirinya juga sudah melihat selebaran yang disebarkan oleh tim sukses salah satu pasangan calon yang memuat para pasangan calon lengkap dengan partai pendukungnya. "Saya tidak tahu Panwas bilang apa. Bagi saya, cara-cara seperti itu jelas menunjukkan niat tidak baik pelakunya," ujarnya.Selebaran yang memuat 5 (lima) pasangan calon lengkap dengan partai-partai pendukungnya itu beredar di kalangan masyarakat dalam bentuk print out berwarna dengan ukuran setengah halaman kuarto. Yang mencolok pada selebaran itu, tanda gambar PDI-P dicetak lebih besar dari tanda gambar PBB di samping kiri gambar pasangan Gamawan Fauzi-Marlis Rahman. Yang mencolok lainnya, tanda gambar Partai Damai Sejatera (PDS) dicetak lebih besar dan mencolok dibandingkan 15 (lima belas) tanda gambar partai lain yang tergabung dalam Koalisi Sakato yang menggusung pasangan Jeffrie Geovani-Dasman Lanin sebagai cagub dan cawagub Sumbar periode 2005-2010.
(asy/)











































