DetikNews
Sabtu 10 Februari 2018, 14:12 WIB

Menpora Ajak Pemuda Tiru Dedikasi Wolter Monginsidi

Mustiana Lestari - detikNews
Menpora Ajak Pemuda Tiru Dedikasi Wolter Monginsidi Foto: Dok Kemenpora
Medan - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, memberi banyak pesan kepada para pemuda saat menghadiri Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-68. Salah satunya agar mahasiswa meniru dedikasi pahlawan kristiani Wolter Monginsidi yang berjuang dengan cinta kasih untuk Indonesia.

"Semasa hidupnya, Wolter pernah berpesan Jika jatuh sembilan kali, bangunlah sepuluh kali. Jika tidak bisa bangun, berusahalah untuk duduk dan berserah kepada Tuhan" ucap Imam dalam siaran persnya, Sabtu (10/2/2018).

Dia pun mengingatkan pesan Wolter yang berani menghadapi regu tembak Belanda karena berjuang mempertahankan Tanah Air yang sangat ia cintai.

"Wolter mengatakan Saya telah relakan diriku sebagai korban dengan penuh keikhlasan untuk masyarakat kini dan masa yang akan datang. Saya percaya penuh bahwa berkorban untuk Tanah Air mendekati pengenalan kepada Tuhan Yang Maha Esa," sambung Imam yang saat itu hadir bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H.Laoly. Menpora didampingi oleh Staf Khusus Kepemudaan Kemenpora, Zainul Munasichin dan Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pramuka, Sanusi di Gedung Catholic Centre, Medan.

Selain Wolter, Imam juga menyebut perlunya mencontoh Yohannes Leimena yang merupakan pendiri GMKI. Bahkan Imam meminta mahasiswa membuktikan diri agar selalu menjaga kemajemukan bangsa di tempat yang merupakan cikal bakal pergerakan nasional Christelijke Studenten Vereeniging Op Java (CSV) itu.

"Saya mengajak kader GMKI untuk meneladani pendiri organisasi ini yakni Yohannes Leimena yang telah menjadikan GMKI sebagi pusat latihan dari pemuda pemuda yang mau bertanggung jawab untuk kepentingan dan kebaikan bangsa. Saya ingin para kader GMKI tidak terkontaminasi nilai-nilai yang justru dapat mereduksi semangat persatuan, Bhineka Tunggal Ika," sambungnya.

Semangat Wolter dan Yohanes seperti ini, menurut Imam, bisa diimpelentasikan mahasiswa dalam bersaing menjawab tantangan-tantangan di masa mendatang, terlebih Indonesia akan segera memasuki masa penting yaitu bonus demografi.

"Inilah periode bonus demgrafi yang akan kita nikmati sampai dengan tahun 2030 mendatang, dimana Indonesia diperkirakan akan menjadi rumah bagi 66 juta pemuda berusia 16-30 tahun yang akan memiliki peran penting dalam percepatan ekonomi," jelas Imam.

Imam juga menyebut sejumlah cara yang bisa dilakukan oleh para pemuda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di antaranya dengan menggelar kegiatan-kegiatan untuk menciptakan inovasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat.

Ke depan, Imam berharap para pemuda kristiani, khususnya Kader GMKI tidak takut terhadap persaingan terbuka yang akan semakin ketat, "Peningkatan kualitas dan kompetensi diri akan menjadi kunci bagi para pemuda untuk memenangi kompetisi yang terjadi," ucapnya lagi.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed