Banjir yang cukup parah terjadi di Desa Protomulyo, Desa Magelung. Tinggi air mencapai lebih dari 2 meter. Sedangkan di Desa Panggangayom dan Kutoarjo, tinggi air mencapai 50 sentimeter.
Danramil Kaliwungu Kapten Inf Widodo Hendrarjo menuturkan banjir diakibatkan sungai yang melintas di empat desa tersebut meluap karena debit air meninggi sejak diguyur hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain air masuk ke rumah warga, banjir mengakibatkan 13 rumah rusak berat di Desa Protomulyo dan Magelung. Saat ini, pihaknya bersama BPBD dan warga sedang melakukan evakuasi.
"Kami masih di lapangan mengecek kondisi dan melakukan pendataan. Untuk pemilik rumah yang rusak berat (roboh) sementara mengungsi di rumah kerabatnya," lanjut dia.
Selain rumah, sejumlah peternakan dan jalan raya terendam air.
"Untuk detailnya masih dalam pendataan," paparnya.
Penampakan banjir di Jalan Kaliwungu, Kendal. (Foto: dok. Istimewa) |
"Untuk air sudah semakin surut, tapi petugas masih berada di lapangan untuk membantu mengevakuasi korban dan mengatur lalu lintas," tutupnya. (ams/ams)












































Penampakan banjir di Jalan Kaliwungu, Kendal. (Foto: dok. Istimewa)