Di RS Thamrin
Puteh Minta Dijaga Ketat
Selasa, 21 Jun 2005 16:02 WIB
Jakarta - Tahu diincar puluhan pemburu berita, Abdullah Puteh -- terpidana 10 tahun kasus korupsi pengadaan helikopter -- mendapat penjagaan ekstraketat, Selasa (21/6/2005). Penjagaan ketat dari manajemen RS Thamrin, Salemba, Jakarta Pusat, tempatnya menjalani perawatan medis ini berdasarkan permintaannya..Pintu kaca yang merupakan akses menuju kamar VIP nomor 806 tempat Puteh dirawat dikunci rapat. Hingga pukul 16.00 WIB, setiap wartawan yang berusaha mengintip, dihalau oleh petugas keamanan yang menjaganya. Hanya dokter dan keluarga pasien yang dapat melewatinya. Pihak manajemen RS Thamrin yang dikonfirmasi mengenai kejadian ini menyatakan bahwa pengetatan penjagaan adalah permintaan yang disampaikan langsung oleh Puteh. Alasannya, tidak ingin terganggu oleh kehadiran wartawan. "Dia juga meminta kami tidak mempublikasikan status mediknya," kata ibu paruh baya yang tidak bersedia menyebutkan namanya tersebut.Gubernur nonaktif Nanggroe Aceh Darusslam tersebut dirawat di RS Thamrin sejak 17 Juni 2005. Oleh dokter pribadinya, Puteh dinyatakan mengalami serangan jantung akibat penyempitan pembuluh darah hingga 60 persen. Rencananya pada pukul 17.00 WIB nanti, Pengadilan Tipikor akan menjemput paksa Puteh untuk dijebloskan ke rumah tahanan. Langkah keras ini menyusul ditolaknya permohonan banding atas vonis 10 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi Tipikor.
(lh/)











































