DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 16:17 WIB

Kasus 2 Pelawak Jatim, Kemenlu Minta WNI Belajar Aturan Visa

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kasus 2 Pelawak Jatim, Kemenlu Minta WNI Belajar Aturan Visa Foto: Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Kementerian Luar Negeri meminta WNI yang akan ke luar negeri belajar tentang aturan visa di negara yang akan dituju. Hal ini belajar dari kasus 2 pelawak asal Indonesia Yudo Prasetyo (Cak Yudho) dan Deni Afriandi (Cak Percil) yang diadili otoritas Hong Kong dan terancam denda Rp 78 juta atau penjara maksimal 2 tahun.

"Paling penting ini sebuah pembelajaran, sejak awal, kita mengharapkan semua warga kita, mereka yang ingin melakukan kegiatan tertentu di luar negeri, mohon visanya disesuaikan. Kita harus ikuti ketentuan-ketentuan yang ada di negara-negara tujuan kunjungan kita," kata Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir di Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2018).

"Kalau jadi turis jadilah turis, kalau melakukan kegiatan yang lain harus disesuaikan, karena itu memiliki implikasi hukum," sambungnya.


Oleh karenanya, pihak Kemenlu juga akan mensosialisasikan hal ini kepada para pekerja seni Indonesia, dan kepada sseluruh WNI soal aturan visa di negara-negara lain.

"Kita juga ingin memberikan dukungan dan doa, semoga usaha kita ini membuahkan hasil yang terbaik dan sekali lagi kami percaya PASKI (Persatuan Artis Komedian Indonesia) memberikan dukungan, karena itu percayalah kami akan melakukan yang maksimal bagi saudara kita tersebut," terangnya.

[Gambas:Video 20detik]


Pihak Indonesia juga memastikan akan memberikan pendampingan hukum kepada kedua pelawak Indonesia yang saat ini berada dalam tahanan di Hong Kong.

"Artinya kita memberikan komitmen dan jaminan pendampingan hukum untuk mencarikan solusi yang sebaik-baiknya bagi kedua saudara kita itu," tegasnya.
(tfq/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed