Pernyataan itu disampaikan Sandiaga saat dimintai konfirmasi mengenai investigasi dugaan prostitusi di salah satu tempat hiburan malam di Jakarta.
"Fokus kita ke depan adalah mendorong pariwisata yang tentunya bisa menciptakan begitu banyak lapangan kerja, dalam satu usaha pariwisata seperti perhotelan, seperti restoran dan kafe," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2018),
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi, sapaan akrab Sandiaga, berpesan agar pengusaha tetap menjalankan usahanya sesuai dengan peraturan. Di sisi lain, dia memastikan Pemprov DKI akan menjalankan fungsinya sebagai pengawas.
"Kita ingin fungsi dari pemerintah adalah mengawasi. Pemerintah terus mengingatkan pengusahanya untuk menjaga tempatnya untuk tidak digunakan sebagai tempat prostitusi, narkoba maupun perjudian," papar Sandi.
Sandi sebelumnya menegaskan sikap Pemprov DKI jelas akan memerangi prostitusi dan narkoba. Wagub usungan Partai Gerindra dan PKS itu menuturkan Pemda DKI akan tegas terhadap tempat hiburan yang terbukti membiarkan prostitusi dan peredaran narkoba.
"Jadi kami tidak akan main-main, kami akan tegas," kata Sandi setelah bertemu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) di Balai Kota 19 Desember 2017.
(zak/fdn)











































