DPR Desak Said Agil Sebut Wakil Rakyat yang Dapat DAU
Selasa, 21 Jun 2005 14:22 WIB
Jakarta -
Kesal DPR dituding kecipratan Dana Abadi Umat (DAU), Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Zaenal Ma'arif menantang mantan Menag Said Agil Al Munawar dan pengacaranya. Said diminta secara jantan menyebutkan anggota dewan yang ikut mencicipi dana itu."Sebutkan saja secara jantan. Saya minta kepada siapa pun agar jangan menyebutkan lembaga DPR-nya, tapi sebutkan nama-nama orangnya biar lembaga DPR tidak semakin terpuruk," kata Zaenal di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (21/6/2005).Penegasan politisi PBR ini disampaikan menyusul keterangan pengacara Said Agil, Ayuk F Shahab yang menyatakan, sejumlah anggota DPR ikut menikmati DAU.Zaenal meyakinkan tidak ada satu pun anggota Tim Pengawas Haji DPR RI yang menikmati DAU. Karena tim tersebut baru dibentuk setelah DPR hasil pemilu legislatif 2004 disahkan."Satu rupiah pun kita tidak terima kecuali dari dana DPR RI. Untuk tidak menimbulkan kesimpangsiuran dan citra DPR yang semakin terpuruk, Saudari Ayuk harus menyebutkan nama-nama anggota DPR yang menerima uang tersebut," tegasnya lagi.Zaenal lalu menyarankan kepada masyarakat atau pihak mana pun yang mengetahui kemungkinan keterlibatan anggota dewan agar menyampaikan keluhannya lewat Badan Kehormatan. Bahkan jika perlu ke pimpinan DPR agar segera diproses.Saat ditanya, bagaimana kalau memang benar ada anggota dewan yang menerima uang 'panas' tersebut, Zaenal meminta mereka segera diperiksa. "Tapi Tim Pengawas Haji dari anggota DPR sekarang itu nggak mungkin terima dana DAU, karena kita baru ada sekarang sesudah Said Agil menjabat," ujar Zaenal Ma'arif.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































