Kertas Leces Serahkan US$ 511 Ribu ke Nazaruddin
Selasa, 21 Jun 2005 13:48 WIB
Jakarta - Ada info baru yang memberatkan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin. Ternyata, Nazaruddin pernah bertindak selaku kasir yang menerima setoran 'saweran' dana taktis dari perusahaan rekanan pengadaan logistik Pemilu dan Pilpres 2004. Informasi ini diungkap Abidin, kuasa hukum Hamdani Amin, kepada wartawan di sela-sela pemeriksaan kliennya Selasa (21/6/2005) di Kantor KPK, Jl. Veteran III, Jakarta. "Ada US$ 511 ribu lewat Pak Nazar yang kemudian diserahkan ke Hamdani. Uang itu berasal dari PT Kertas Leces," ujarnya.Berdasar catatan Hamdani, total setoran produsen kertas yang berbasis di Probolinggo, Jawa Timur tersebut sebesar US$ 632 ribu. Uang US$ 511 ribu yang diserahkan lewat Nazaruddin merupakan setoran termin pertama. Sisanya dilunasi pada awal 2004. Setoran uang kepada KPU juga datang dari PT Asuransi Bumiputera Muda (Bumida). Dalam catatan Hamdani, PT Bumida memberi upeti sebesar US$ 563.190. Uang itulah yang kemudian digunakan untuk membiayai plesir enam orang anggota KPU berikut istri masing-masing keliling Jepang dan Eropa pada Agustus dan September tahun lalu. "Yang satu sudah mengembalikan," tambah Abidin tanpa bersedia merinci nama anggota KPU yang dimaksud.Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa pemeriksaan terhadap Hamdani Amin kali ini difokuskan pada pendalaman proses pengadaan asuransi untuk seluruh jajaran pelaksana Pemilu dan Pilpres 2004. Mulai dari petinggi KPU di pusat dan daerah hingga petugas PPK dan PPS di lapangan.
(lh/)











































