DetikNews
Kamis 08 Februari 2018, 11:44 WIB

Menemui Pak Deden Penjual Tisu di Depok yang Kisahnya Viral

Zunita Amalia Putri - detikNews
Menemui Pak Deden Penjual Tisu di Depok yang Kisahnya Viral Pak Deden penjual tisu (Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta - Sosok seorang penjual tisu di Depok bernama Pak Deden viral di media sosial dan membuat para netizen iba. Pak Deden yang menderita Bell's Palsy memilih untuk tidak meminta-minta.

Cerita tentang Pak Deden awalnya dikisahkan oleh pemilik akun Twitter @baeutyia. Hingga Kamis (8/2/2018), unggahannya itu sudah diretweet lebih dari 5.600 kali.



detikcom lalu mencari keberadaan Pak Deden di JPO Margonda, Depok hingga akhirnya bertemu dengannya di bawah JPO. Sambil bersuara pelan, Pak Deden mengatakan dia hendak ke arah Universitas Indonesia.

"Saya mau ke UI, ke JPO," ucap Pak Deden.

Setiap beberapa detik sekali, Pak Deden menyentuh mata kanannya yang tidak sempurna. Pria berusia 46 tahun ini lalu membawa 1 kardus besar dan 1 kantong plastik hitam berisi tisu hingga obat untuk matanya.

Pak Deden sempat berniat jalan kaki dari JPO Margonda ke UI, namun detikcom lalu mengajaknya naik angkot. Dalam perjalanan, Pak Deden bercerita singkat soal kisah hidupnya.

"Saya hidup sebatang kara, dulu pernah di Cibinong sekarang di Depok," ucapnya.

Pak Deden penjual tisu / Pak Deden penjual tisu / Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom


Sebatang kara dan tak punya rumah, Pak Deden tiap malam merebahkan tubuhnya di emperan ruko di kawasan Margonda. Dia juga mendapat modal berjualan tisu hingga mendapatkan obat dari karyawan toko di Margonda.

"Terakhir kali cek mata 15 tahun lalu, saat kerja di tempat las. Mata sakit karena percikan las. Ada dokter yang bilang ini harus dioperasi, ada juga yang bilang tidak," kisahnya.

"Ini saya sempet stroke juga, kena bell's pasly juga," tambah Pak Deden.

Pak Deden turun di gang Stasiun UI lalu menuju JPO terdekat. Dia duduk di pojokan, melepas sandal jepitnya dan menggelar kardus bekas untuk duduk. Tisu-tisu ditata dan tulisan di kertas yang dilaminating dipasang.

"Tolong beli tissue saya u/ membantu berobat mata saya. Pak Deden (Penderita Bell Palsy)," demikian tulisan di kertas yang dia bawa.Bell's palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah

Seorang pejalan kaki membeli tisu dagangan Pak Deden /Seorang pejalan kaki membeli tisu dagangan Pak Deden / Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom


Satu persatu orang lewat di JPO dan melintasi Pak Deden. Ada yang membeli tisu seharga Rp 2 ribu itu, ada juga yang berlalu. Sementara itu, Pak Deden hanya duduk sambil terus memegang matanya.
(imk/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed