DetikNews
Kamis 08 Februari 2018, 10:37 WIB

Sidang Dakwaan Fredrich Yunadi

Fredrich Minta Satpam Usir Penyidik KPK yang Hendak Periksa Novanto di RS

Faiq Hidayat - detikNews
Fredrich Minta Satpam Usir Penyidik KPK yang Hendak Periksa Novanto di RS Fredrich Yunadi/Foto: Faiq Hidayat/detikcom
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Jakarta - Tim penyidik KPK sempat mengecek kondisi Setya Novanto pasca kecelakaan mobilnya yang menabrak tiang lampu pada 16 November 2017. Saat itu, tim penyidik KPK menemui hambatan.

Rupanya mantan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, yang memerintahkan satpam rumah sakit untuk mengusir tim penyidik KPK. Saat itu Fredrich beralasan bila Novanto sedang dirawat intensif oleh dr Bimanesh Sutarjo.

"Terdakwa menyampaikan kepada penyidik KPK bahwa Setya Novanto sedang dalam perawatan intensif dari dr Bimanesh Sutarjo sehingga tidak dapat dimintai keterangan," ujar jaksa KPK Fitroh Rohcahyanto ketika membacakan surat dakwaan Fredrich dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2018).

"Terdakwa juga meminta Mansur, satpam RS Medika Permata Hijau agar menyampaikan kepada penyidik KPK untuk meninggalkan ruang VIP dengan alasan mengganggu pasien yang sedang beristirahat," imbuh jaksa.

Namun saat itu penyidik KPK tetap berada di lokasi hingga keesokan harinya melakukan koordinasi dengan tim dokter RS Medika Permata Hijau. Kondisi Novanto kemudian dicek dan dirujuk ke RSCM Kencana.



"Dan dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), hasil kesimpulannya menyatakan bahwa Setya Novanto dalam kondisi mampu untuk disidangkan (fit to be questioned) sehingga layak untuk menjalani pemeriksaan penyidikan oleh penyidik KPK dan tidak perlu rawat inap, oleh karena itu selanjutnya Setya Novanto dapat dibawa dari rumah sakit ke kantor KPK untuk dimintai keterangan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan KPK," ujar jaksa Fitroh.

Dalam kasus ini, Fredrich Yunadi selaku pengacara Novanto saat itu didakwa melakukan perbuatan merintangi proses penyidikan Novanto. Fredrich didakwa bersama-sama dr Bimanesh Sutarjo--yang dituntut dalam berkas terpisah--membuat rekayasa rekam medis Novanto.
(dhn/fjp)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed