Anggota DPR Minta BPK Diaudit
Selasa, 21 Jun 2005 10:09 WIB
Jakarta - Kabar tak sedap yang menimpa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus berdatangan. Tudingan silih berganti, baik soal kabar suap yang diterima oleh auditornya, sampai soal pimpinannya yang dianggap boros karena sering bepergian ke luar negeri.Menyikapi buruknya citra di BPK belakangan ini, beberapa anggota DPR mendesak agar lembaga ini diaudit oleh auditor independen."Saat ini diperlukan lembaga audit independen untuk mengaudit BPK atas perintah DPR agar korupsi di lembaga ini tidak terulang lagi," kata anggota Komisi XI DPR RI Rama Pratama saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (20/6/2005).Sebenarnya ide mengaudit ini, kata Rama, sudah muncul ketika pembahasan anggaran belanja BPK dengan Komisi XI DPR RI bulan lalu. Ide ini muncul karena tidak terealisasinya usulan audit silang antara BPK dan BPKP yang sempat dilontarkan juga oleh Komisi XI DPR sebelumnyaNamun sayangnya hingga kini pembentukan lembaga audit independen ini yang nantinya akan mengaudit BPK baru hanya sebatas wacana dan belum menjadi keputusan politik.Senada dengan Rama Pratama, anggota Komisi XI dari FPAN Rizal Djalil menegaskan perlunya audit terhadap BPK yang anggotanya ditengarai melakukan korupsi. "Agar BPK dihargai lagi, dan untuk mengembalikan kredibilitas lembaga ini, saya rasa perlu dilakukan audit terhadap BPK yang dilakukan oleh lembaga audit independen yang mendapat perintah dari DPR" tambah RizalSebagai bukti keseriusan DPR tentang korupsi di tubuh BPK, Rizal Djalil hari ini akan mengusulkan salah satu agenda rapat Komisi XI DPR RI adalah pembicaraan tentang pembentukan lembaga yang akan mengaudit BPK.
(jon/)











































