DetikNews
Rabu 07 Februari 2018, 11:35 WIB

Kampung Arus Mau Diturap, DPRD DKI: Bagian dari Normalisasi Sungai

Mochamad Zhacky - detikNews
Kampung Arus Mau Diturap, DPRD DKI: Bagian dari Normalisasi Sungai Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
FOKUS BERITA: Banjir 2018
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana membangun sheet pile atau turap di Kampung Arus, Cawang. Anggota Komisi D DPRD DKI Manuara Siahaan menyebut penurapan merupakan bagian dari normalisasi sungai.

"Normalisasi itu adalah artinya mengembalikan badan sungai itu ke kondisi semula. Kemudian di situ juga bukan hanya kondisi natural saja. Tebing sungai kan perlu penguatan, ya kan, maka dilakukan lah penurapan. Jadi, penurapan adalah bagian dari penguatan badan sungai yang termasuk ke dalam program normalisasi sungai," kata Manuara saat dihubungi, Rabu (7/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Manuara mengatakan penurapan tidak bisa dilaksanakan jika ukuran badan sungai belum sesuai. Sesuai atau tidaknya badan sungai merujuk pada peta dasar sungai-sungai yang ada di Jakarta.

Menurut politikus PDIP ini, Pemprov DKI memiliki peta dasar badan sungai. Dari peta dasar itu bisa dilihat ukuran ideal lebar badan sungai di Ibu Kota.

"Kan nggak bisa di sheet pile kalau badannya sungainya sendiri belum diurus. Misalnya, 8 meter gitu ya, sebelum 8 meter belum bisa di sheet pile," ujar Manuara.

"Di dalam peta dasar badan sungai, ada itu lho (Pemprov DKI) peta dasarnya, itu sebetulnya lebar badan sungai itu berapa. Daerah milik sungai itu berapa, berapa meter," imbuh dia.

Untuk melakukan normalisasi Pemprov DKI harus memetakan kembali lebar sungai-sungai di Jakarta. Manuara menyebut lebar sungai di Jakarta semakin berkurang karena diokupasi oleh bangunan milik warga yang berdiri di bantaran sungai.

[Gambas:Video 20detik]


"Terkait dengan normalisasi sungai segera petakan kembali daerah sempadan sungai dan daerah badan sungai itu, seberapa sih dari sempadannya? Itu langkahnya," sambungnya.

"Sebetulnya kalau kita mau bicara sebenar-benarnya ya yang diokupasi oleh masyarakat itu daerah milik sungai kemudian menjorok masuk ke dalam badan sungai. Akhirnya badan sungai makin sempit," kata Manuara.
(zak/fdn)
FOKUS BERITA: Banjir 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed