DetikNews
Selasa 06 Februari 2018, 20:19 WIB

Dinding Jalur Kereta Bandara Dekat Longsor Soetta akan Diperkuat

Eva Safitri - detikNews
Dinding Jalur Kereta Bandara Dekat Longsor Soetta akan Diperkuat Foto: Eva Safitri/detikcom
Jakarta -

Dari hasil pemeriksaan Puslabfor Polri, jalur kereta Bandara Soekarno-Hatta di perimeter selatan dekat lokasi longsor masih bisa digunakan. Namun pihak kontraktor akan memperkuat dinding jalur kereta.

"Puslabfor menyampaikan rel di atas underpass dapat digunakan kembali. Namun untuk jalan perimeter selatan ini akan diperkuat oleh PT Waskita agar terjamin keamanannya," ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Akhmad Yusep Gunawan di lokasi longsor, Cengkareng, Tangerang, Selasa (6/2/2018).

Namun polisi masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memutuskan kembali digunakannya jalur rel kereta bandara ini. Saat ini tim masih fokus mengevakuasi mobil yang tertimbun material tembok beton dan membersihkan sisa longsoran di lokasi.

"Untuk jalur selatan ini, kami nanti koordinasi dengan AP II bagaimana pengaktifan kembali. Kita harus memperhatikan sisi keamanannya, sisi keselamatannya. Yang kita perhatikan bukan hanya sekadar dibuka, ini harus clear, bersih semua," tegas Akhmad Yusep.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Akhmad Yusep GunawanKapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Akhmad Yusep Gunawan (Eva Safitri/detikcom)

Terkait longsor di Bandara Soetta, polisi sudah memeriksa 6 saksi dari pihak kontraktor PT Waskita Karya, pihak PT KAI, Avsec, dan saksi mata yang melihat peristiwa.

"Kita telah mengambil keterangan dari pihak-pihak terkait, baik masyarakat setempat maupun pihak pengembang konstruksi yaitu PT Waskita dan PT KAI. Pihak Avsec pun kita ambil keterangan untuk menguatkan tentang situasi yang terjadi," sambung Akhmad Yusep.

Selain meminta keterangan sejumlah orang, tim Puslabfor Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil lengkap penyelidikan di lokasi kejadian kemungkinan rampung dalam waktu sepekan. Hasil ini akan dipadukan dengan keterangan sejumlah pihak yang dimintai keterangan.

"Kita lakukan penelitian dokumen sinkronisasi dari hasil Puslabfor. Ada enam saksi itu dari masyarakat yang melihat kemudian pihak kontraktor, Avsec dan PT Waskita itu yang kita ambil keterangannya," sambungnya.

Ada dua orang yang berada dalam mobil dan berhasil dievakuasi dalam waktu berjam-jam.

Korban bernama Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri meninggal dunia dalam penanganan medis di RS Mayapada. Sedangkan kondisi Mukhmainna kini membaik dan menjalani perawatan di RS Siloam, Karawaci, Tangerang.




(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed