Ditanya Anggota DPR, Hendro Banyak Menjawab Tidak Tahu

Ditanya Anggota DPR, Hendro Banyak Menjawab Tidak Tahu

- detikNews
Senin, 20 Jun 2005 21:03 WIB
Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono kembali menegaskan dirinya tidak terkait dan tidak mengetahui kasus pembunuhan Munir. Karena itu, atas pertanyaan anggota dewan, Hendro banyak menjawab tidak tahu.Demikian yang terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Tim Pemantau Kasus Munir DPR RI dengan Hendropriyono di Ruang Rapat Komisi III Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/6/2005) malam.Rapat yang dipimpin akil Ketua Tim Pemantau Kasus Munir DPR Slamet Effendy Yusuf ini berlangsung dalam dua tahap. Pertama dari pukul 15.00 WIB hingga 17.30 WIB, dan kemudian dilanjutkan pada pukul 19.00 WIB-20.00 WIB.Pada tahap kedua ini Hendro menjawab pertanyaan dari sejumlah anggota dewan. Sebagian besar pertanyaan yang diajukan hampir sama dengan apa yang sudah diklarifikasi Hendro saat jumpa pers di kantornya beberapa waktu lalu.Pertanyaan-pertanyaan itu, antara lain apakah Hendro mengenal Pollycarpus (tersangka pembunuhan Munir), bagaimana kerjasama BIN dengan Garuda, apakah tahu pembunuhan Munir, dan bagaimana cara kerja agen-agen BIN.Atas pertanyaan pertama, Hendro mengaku tidak mengetahui dan mengenal Polly. Dia hanya tahutentang pilot Garuda yang disebut-sebut sebagai anggota BIN itu dari media massa.Hendro juga mengaku tidak tahu pembunuhan Munir. Ia tahu peristiwa itu dari pemberitaan, dan itu ia tidak menjabat menjadi Kepala BIN.Hendro juga mengaku tidak tahu kerja sama BIN dengan garuda. Sebab tidak semua urusan diketahui oleh Kepala BIN.Mengenai agen-agen BIN, Hendro tidak bisa menjelaskan secara detil. Alasannya ia tidak tahu lokasi dan tugas tiap agen BIN.Kemudian, di akhir jawabannya, Hendri mengemukakan keheranannya karena pertanyaan anggota DPR itu mirip-mirip dengan pertanyaan yang diajukan Polri dan TPF Kasus Munir. "Apakah ini rekayasa atau pesanan dari luar?" tanya Hendro.Atas pertanyaan Hendro itu Slamet Effendy Yusuf menegaskan DPR tidak ada pesanan dari siapapun. Kalau pertanyaannya mirip, itu semata karena anggota dewan juga mengikuti kasus ini, dan pertanyaan-pertanyaan itu yang belum dijawab Hendro.Ternyata, jawabannya juga tidak tahu, gimana dong? (gtp/)


Berita Terkait