Sebanyak 50 pasang lilin raksasa tersusun rapi di dalam kelenteng. Lilin warna merah bergambar naga dan bertuliskan nama pemilik serta harapan selama tahun Anjing Tanah ini memiliki tinggi 180 cm dengan diameter 50 cm.
Berdasarkan filosofi warga keturunan, lilin akan memberikan penerangan yang dapat diartikan sebagai kemakmuran, rejeki yang melimpah, serta keberuntungan bagi pemiliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir semua lilin merupakan milik tokoh dan pengusaha warga keturunan yang ada di Tarakan, mengingat harganya yang mahal sehingga tidak semua mampu membeli dan menaruhnya di dalam kelenteng. Selain disediakan oleh pihak kelenteng, warga Tionghoa juga diperkenankan untuk mendatangkan sendiri lilin besar ini.
![]() |
Pelaksanaan Imlek akan dilakukan pada malam tanggal 15 Februari 2018, mulai pukul 18.00 Wita. Warga Tionghoa akan melakukan ibadah di kelenteng menyambut tahun baru Anjing Tanah. Selain itu, di malam pergantian tahun akan ada pertunjukan tari Barongsai sebagai hiburan untuk masyarakat sekaligus sebagai pengusir mahkluk jahat.
Ada beberapa hal yang patut diwaspadai terutama soal cuaca dan alam, berdasarkan perhitungan dan fengsui. Pada bulan 3 dan 8 perlu mewaspadai angin kencang, banjir, dan gempa. Kejadian ini diprediksi akan sering terjadi di Indonesia bagian Utara. (asp/asp)