Underpass atau terowongan itu ada di bawah rel kereta bandara. Pembangunannya dilakukan oleh Waskita Karya berkoordinasi dengan PT KAI.
"Jalannya adalah milik Angkasa Pura II, berada di areal Bandara Soekarno Hatta," kata Humas Angkasa Pura II, Yado Yarismano, kepada detikcom, Selasa (6/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Longsornya tembok di dekat underpass bawah jembatan rel kereta ini terjadi gara-gara konstruksinya tak stabil.
"Hujan lebat, mungkin tanahnya nggak stabil, sehingga konstruksi dinding bagian underpass ada yang jebol," kata Yado. (fjp/fjp)











































