"Pastikan gorong-gorong di depan rumah Anda aman, tidak terhambat," kata Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2018).
Anies mengatakan petugas juga akan turun ke lapangan untuk mengecek semua tali air tak terhambat sampah. Dia juga mengimbau warga melapor jika menemui masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian sampah rumah tangga, sebagian sampah longsoran, Anda lihat di situ, itu banyak sekali pohon bambu yang tentunya tebingnya itu runtuh dan kemudian pohon-pohon bambunya turun ke bawah karena dengan akar-akarnya," ucap Anies.
Menurutnya, sampah-sampah ini sebagian berasal dari longsoran yang terjadi di daerah Bogor. Anies juga mengimbau warga tak membuang sampah ke sungai.
"Ya sebagian sampah rumah tangga dan kita harus mengubah kebiasaan jangan membiasakan membuang sampah di sungai karena efeknya nanti akan seperti ini, ini limpahan-limpahan sampah ini luar biasa besar," ujarnya.
Siang tadi, Anies juga sempat meninjau Pintu Air Manggarai. Saat itu, sampah yang sudah dikeruk beratnya sudah mencapai 200 ton. Dia mengatakan para petugas akan terus mengangkat sampah agar air terus mengalir.
"Tapi yang pasti, dalam situasi seperti ini, bagian kita adalah merespons dengan cepat, membersihkan dengan cepat. Seluruh tim kita untuk pembersihan di lapangan dan kita ingin pastikan aliran air yang melewati Jakarta seminim mungkin menimbulkan dampak negatif di kota ini," tuturnya. (jbr/fjp)











































