Longsor di Puncak, Menhub: Kami akan Carikan Jalan Alternatif

Longsor di Puncak, Menhub: Kami akan Carikan Jalan Alternatif

Ray Jordan - detikNews
Senin, 05 Feb 2018 19:52 WIB
Longsor di Puncak, Menhub: Kami akan Carikan Jalan Alternatif
Menhub Budi Karya Sumadi (Raja Adil Siregar/detikcom)
Jakarta - Tanah longsor di kawasan Puncak, Bogor, mengakibatkan akses lalu lintas di Puncak ditutup sementara. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan mencari jalur alternatif bagi warga yang hendak melintasi Puncak.

Budi mengatakan perlu ada identifikasi terlebih dahulu terkait dengan tanah longsor yang terjadi di Puncak, terutama yang berkaitan dengan transportasi.

"Kita harus identifikasi dulu apa yang terjadi dan di mana. Seperti halnya moda angkutan ini kan tidak satu. Artinya, ada jalan raya, kereta, dan sebagainya. Saya memang sudah menugaskan Dirjen Kereta Api untuk dikaitkan dengan domain Kemenhub," kata Budi saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/2/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Terkait dengan tanah longsor di Puncak, Budi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk mencarikan jalur alternatif.

"Apa yang terjadi di Puncak, malam ini akan kita konsolidasikan dan kami akan carikan jalan alternatif. Tapi KAI atau Kemen PU biasanya cukup siap dengan berbagai perbaikan, sehingga dapat dilakukan dalam 1-2 hari, dengan cepat," ujar Budi.

Budi sendiri mendapat laporan, tanah longsor yang terjadi Puncak itu melumpuhkan jalur transportasi kereta api Sukabumi. Budi pun khawatir dampak longsor itu akan melumpuhkan akses Jalan Raya Puncak.

"Tadi siang saya dapat konfirmasi jalan kereta api Sukabumi. Yang saya khawatirkan adalah Jalan Raya Puncak. Kita masih inventarisasi dulu. Yang memungkinkan, kita pakai jalan raya yang alternatif," kata Budi. (jor/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads