Bursa Cawapres 2019, Tokoh Berbasis Keumatan Lebih Diuntungkan

Ahmad Toriq - detikNews
Senin, 05 Feb 2018 16:10 WIB
Foto: dok. PKB
Jakarta - Bursa cawapres 2019 bisa dibilang lebih ramai dibanding bursa calon RI-1. Tokoh yang berbasis umat dinilai memiliki keuntungan lebih dibanding tokoh lain.

Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terbaru menyebut sejumlah tokoh yang masuk bursa cawapres 2019. Para tokoh ini datang dari berbagai latar belakang, yaitu militer, Islam, partai politik, pemimpin daerah, dan profesional.


Dari kalangan berlatar militer, muncul nama Moeldoko, Gatot Nurmantyo, dan Agus Harimurti Yudhoyono. Dari kalangan berbasis umat atau keislaman, muncul nama Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Tuan Guru Bajang. Tokoh berlatar parpol yang masuk bursa versi LSI adalah Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, yang dianggap sebagai simbol PDIP.

Untuk tokoh yang berasal dari kalangan kepala daerah, muncul Gubernur DKI Anies Baswedan. Dari kalangan profesional, muncul Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Menkeu Sri Mulyani.

Dari daftar tersebut, Direktur Eksekutif Lembaga Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menilai tokoh dari kalangan Islam atau yang berbasis keumatan memiliki peluang besar mendapat tiket ke Pilpres 2019.

"Menurut saya, melihat semakin naiknya relevansi politik keumatan dalam pertarungan pilpres ke depan, tokoh yang mewakili basis keumatan menjadi figur yang menarik," ujar Rico kepada wartawan, Senin (5/2/2018).


Rico mengambil contoh Cak Imin, yang dinilai memiliki basis massa besar karena diasosiasikan sebagai representasi basis Nahdlatul Ulama (NU). Dia menilai peluang Cak Imin digandeng sebagai kandidat RI-2 sangat besar.

"Selain basis keumatan, Cak Imin juga memiliki track record sebagai politisi dan menteri sekaligus, artinya, modal persepsi atas kompetensi kepemimpinan beliau sudah ada," ulas Rico.

"Basis keumatan plus track record kepemimpinan ini bisa jadi modal Cak Imin jadi penantang kuat di 2019 nanti," pungkasnya. (tor/van)