Kementerian Lingkungan Hidup Ungkap Data Penyebab Longsor di Puncak

Kementerian Lingkungan Hidup Ungkap Data Penyebab Longsor di Puncak

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 05 Feb 2018 15:06 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup Ungkap Data Penyebab Longsor di Puncak
Situasi longsor di Puncak. Foto: dok. Instagram TMC Polres Bogor
Jakarta - Longsor di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, telah memakan korban. Ada sejumlah penyebab longsor tersebut menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Menurut matriks penyebab longsor di kawasan Puncak, Bogor, dari KLHK yang diterima detikcom, Senin (5/2/2018), ada faktor alam dan manusia yang menyebabkan bencana tersebut. Ada 5 titik longsor menurut KLHK yakni di sekitar Masjid At-Ta'awun, Gunung Mas, Grand Hill, Riung Gunung, dan Widuri.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Penyebab longsor di kelima titik itu berdasarkan faktor alam menurut KLHK adalah adanya erosi tanah. Selain itu untuk titik sekitar Masjid At-Ta'awun dan Widuri terdapat kelebihan beban bangunan di tebing.

Kelima titik itu memiliki kelerengan 15-25 persen dengan curah hujan antara 148 mm/hari hingga 151 mm/hari. Kelima titik itu memiliki tanah berjenis andosol/regosol.

Sementara itu berdasarkan faktor manusia, menurut KLHK kelima titik itu belum optimal dalam perencanaan tata ruang. KLHK juga menilai kurangnya kesadaran manusia dalam mencegah longsor di kelima titik itu.

[Gambas:Video 20detik]


Untuk di titik sekitar Masjid At-Ta'awun terdapat pergeseran tanah urugan. Drainase di kelima titik tersebut tergolong cukup menurut KLHK.

KLHK tak mencatat adanya penebangan hutan di kelima titik itu. Namun, penegakan hukum di setiap sektor dinilai kurang.

"Saya akan minta Dirjen Gakkum untuk mengikuti perkembangan dan mengambil langkah berikutnya," kata Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar kepada detikcom. (bag/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads