Gaji Dikemplang, Karyawan PT Securicor Demo Depnaker
Senin, 20 Jun 2005 15:09 WIB
Jakarta - Tak mendapatkan gaji meskipun hanya satu bulan tentu tak mengenakkan. Terlebih lagi status perusahaan tidak jelas. Mendapati nasib buruk itu, ratusan karyawan PT Securicor Indonesia mendemo Depnakertrans. Karyawan yang jumlahnya sekitar 120 orang itu mendatangi Depnakertrans, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/6/2005). Mereka datang dengan naik mobil pribadi dan mobil pick up yang disewa. Koordinator Lapangan dari Serikat Pekerja PT Securicor Indonesia, Denny Ridwan, menjelaskan, aksi itu untuk memprotes gaji mereka yang belum turun sejak bulan Mei 2005. Mereka juga meminta kejelasan status perusahaan apakah dimerger atau ditransfer ke group IV FALCK Indonesia. Denny menilai PT Securicor telah melakukan kebohongan publik. Di tingkat internasional, Securicor telah melakukan merger dengan perusahaan nasional di tiap negara. Tetapi di Indonesia hanya melakukan transfer ke Group IV FALCk. "Kami meminta bukti otentik dari pentransferan ini tapi mereka tak mau memberikan bukti," kata Denny. Serikat Pekerja mencurigai ada permainan demi kepentingan pribadi dalam transfer PT Securicor ke Group IV FALCK. Indikasi kecurigaan itu yakni, Elza Syarief yang menjadi pengacara Securicor ternyata istri salah satu direktur Group IV FALCK, Laksda Yustagi. Karyawan Securicor ditemui oleh Direktur P4P Depnaker, Gandi Sugandi. Dia mengatakan, Depnakertrans sudah mengirim surat ke manajemen PT Securicor agar segera membayarkan gaji karyawan.
(iy/)











































