DetikNews
Senin 05 Februari 2018, 10:29 WIB

Melihat Sota, Titik 0 Km Indonesia di Merauke

Saiman - detikNews
Melihat Sota, Titik 0 Km Indonesia di Merauke
Merauke - Pernahkan Anda mendengar daerah bernama Sota? Sota adalah nama ibu kota salah satu distrik/kecamatan di Merauke, Papua, yang terletak kurang-lebih 90 km dari Kota Merauke.

Untuk mencapai Distrik Sota dari pusat Kota Merauke, bisa ditempuh menggunakan mobil pribadi. Walau jalan sudah diaspal, permukaannya sangat bergelombang alias tidak rata. Jadi perjalanan yang harus ditempuh selama 1-1,5 jam.

Sejauh mata memandang, mata dimanjakan oleh barisan pohon gelam. Pohon kayu putih berbaris di sepanjang pinggir jalan. Udara yang sejuk menambah nyamannya perjalanan menuju Sota.
Melihat Sota, Titik 0 Km Indonesia di Merauke

Dari jarak 500 meter sebelum titik 0 km, ada pos penjagaan TNI. Sopir pun harus mengurangi kecepatan laju mobil. Tepat di depan pos penjagaan, sopir turun dan melapor.

Di depan penjagaan pos TNI AD tertulis jelas 'Pos Pantau Lintas Batas RI-PNG'. Identitas sopir diserahkan di pos untuk menjadi jaminan. Setelah melewati pos penjagaan TNI AD, masuklah tim ACT ke Sota.

Sota merupakan garis terdepan NKRI yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Sebelum memasuki akhir kunjungan, ada gapura setinggi 4 meter dengan patung burung garuda di atasnya dan tulisan 'Good Bye and See You Again Another Day' dengan hiasan burung garuda di atas gapura berwarna krem itu. Sejumlah bendera Merah-Putih juga berdiri tegak di sekitar gapura tersebut.
Melihat Sota, Titik 0 Km Indonesia di Merauke

Sota merupakan titik 0 km Merauke-Sabang dengan taman minimalis yang telah ditata dengan pajangan besar angka '0 KM Merauke-Sabang'. Monumen itu menjadi destinasi kunjungan wisata ke Merauke.

Masih di lokasi yang sama, ada patok tapal batas RI-PNG dengan patok beton berwarna putih setinggi 1 meter. Plakat ditempel yang bertuliskan:

SURVEI DAN PENEGASAN BERSAMA GARIS BATAS' INDONESIA & PAPUA NEW GUINEA 1983, Tanda Batas No: MM13 Tanggal didirikan November 1983. Lintang : 8 25'45" Bujur: 141 01' 10".

Berlambangkan burung Garuda di sebalah kiri dan lambang negara PNG di bagian kanan.

Patok tapal batas RI-PNG dikelilingi taman minimalis yang rapi dan bersih dengan cat berwarna-warni. Taman tersebut dirawat oleh anggota TNI AD dari Kodim Sota, Serda Agustinus Menop.

Serda Agustinus baru bertugas tiga bulan terakhir menjadi Babinsa. Tugasnya merawat taman di area lintas batas menggantikan seniornya yang terlebih dahulu berdinas di kawasan perbatasan. Sejak dia bertugas, kawasan lintas batas masih aman dari gangguan kamtibmas. Sebab, anggota TNI selalu rutin melakukan patroli daerah perbatasan. Dia mengaku masih jarang berkomunikasi dengan tentara PNG ataupun warga negara asal PNG yang berkunjung ke perbatasan.

"Saya jarang berkomunikasi dengan tentara PNG kecuali mereka datang patroli ya kami bantu lihat saja, kecuali mereka mau ngobrol barulah kami panggil petugas yang bisa bahasa Inggris. Kan mereka pakai bahasa Inggris," kata Serda Agus saat berbincang dengan detikcom, Senin (5/2/2018).
Melihat Sota, Titik 0 Km Indonesia di Merauke

Banyak warga PNG yang melintas ke Indonesia sekadar untuk menjual kebun dan hewan buruan mereka. Sebaliknya, mereka juga akan membeli kebutuhan mereka di pasar yang dekat dengan tapal batas.

"Banyak yang melintas hanya untuk menjual hasil buruan mereka, seperti daging rusa, ikan laut, sebaliknya mereka beli dari pedagang Indonesia," tutur Agus.

Selain itu, di kisaran lokasi ada rumah-rumah semut menjulang tinggi 1-3 meter yang menambah cantik area lintas batas. Tak jauh dari area tapal batas, berdiri lapak-lapak jualan warga sekitar perbatasan yang menjual beraneka macam pernak pernik. Seperti tas cantik rajutan karya mama-mama Papua. Ada juga makanan siap saji, kaos-kaos, dan masih banyak lagi barang jualan mereka untuk dijadikan oleh-oleh.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed