"Kami mohon, pihak terkait untuk mengusut dan mengambil tindakan tegas," kata pria yang akrab disapa Cok Ace itu kepada detikcom, Minggu (4/1/2018).
Walaudemikian, Cok Ace menyatakan pentingnya mengusut lebih dulu peristiwa pelecehan itu. Tapi video yang terlanjur viral diperkirakan bisa mencoreng pariwisata Bali yang tengah bangkit kembali pasca erupsi Gunung Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui promosi, perbaikan destinasi dan lain sebagainya, pada saat bersamaan justru ada yang merusak nama Bali," pungkasnya.
Jika terbukti kejadian tersebut, maka Cok Ace berharap oknum pegawai hotel itu ditindak tegas. Sehingga menjadi pelajaran dan tak terulang kembali.
"Agar hal seperti ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang," ucap Cok Ace.
Saksikan video 20detik tentang video pelecehan seksual yang dilakukan pegawai hotel di Bali di sini:
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aryo Seno menyatakan jajarannya telah mendapatkan informasi peristiwa pelecehan tersebut. Namun wanita asal Selandia Baru itu tidak melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
"Belum ada laporan terkait itu," kata Aryo terpisah.
Sementara, diketahui hotel tempat oknum itu bekerja berada di kawasan Seminyak, Badung, Bali. Oknum pegawai hotel itu terekam video meminta seks oral sebagai imbalan membantu proses refund tanpa melalui managemen. (vid/asp)











































