DetikNews
Minggu 04 Februari 2018, 12:48 WIB

Polisi Masih Periksa 5 Orang Terkait Crane Ambruk di Jatinegara

Eva Safitri - detikNews
Polisi Masih Periksa 5 Orang Terkait Crane Ambruk di Jatinegara Foto: Mapolsek Jatinegara (Eva-detikcom)
Jakarta - Ambruknya crane pada proyek double-double track (DDT) kereta api di Jatinegara, Jakarta Timur mengakibatkan 4 orang tewas. Polisi masih memeriksa lima orang terkait kejadian ini.

Lima orang itu diperiksa di Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur. Proses pemeriksaan berlangsung tak lama setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

"Iya, ada lima orang yang diperiksa," kata Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Sutikno saat ditemui di kantornya, Minggu (4/2/2018).

Namun, kasus tersebut akan dilimpahkan ke Polres Jakarta Timur untuk pengusutan lebih lanjut. "Nanti mau dilimpahin ke polres," katanya.

Informasi yang didapat detikcom, orang yang diperiksa itu yakni 2 orang pekerja dan 1 sopir crane. Sementara dua lainnya belum diketahui identitasnya.

Pantauan detikcom di Mapolsek Jatinegara, terlihat sepatu dan helm pekerja di depan salah satu ruang di mapolsek itu.

Sebelumnya, Kapolsek Jatinegara Kompol Supadi menerangkan ambruknya crane terjadi pada pukul 05.00 WIB saat kelima orang pekerja sedang menaikkan bantalan rel.

"Ketika bantalan rel sudah berada di atas, namun dudukannya tidak pas sehingga bantalan rel jatuh menimpa korban tersebut di atas yang mengakibatkan keempat korban meninggal dunia," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Humas Ditjen Kereta Api Joeys mengatakan pihaknya masih menginvestigasi penyebab kejadian. Peristiwa terjadi di luar track existing proyek paket A Manggarai-Jatinegara.

[Gambas:Video 20detik]


(jor/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed