Demo di Temanggung Berlanjut, PNS Pukuli Pro Totok
Senin, 20 Jun 2005 12:59 WIB
Temanggung - Aksi mogok pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mulai diwarnai aksi kekerasan. Seorang kepala desa pendukung Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo terlibat baku hantam dengan beberapa PNS yang menuntut Totok Ary Prabowo mengundurkan diri.Aksi tersebut terjadi saat demo ribuan PNS meminta bupati Temanggung mundur berlanjut, Senin (20/6/2005). Aksi yang berlangsung di kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Temanggung, Jl. Ahmad Yani ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB.Tak jauh dari aksi demonstrasi tersebut, ratusan kepala desa dan pendukung Totok juga melakukan aksi di depan rumah dinas bupati. Saat demo akan berlangsung, salah seorang kepala desa pendukung Totok Ary Prabowo nyelonong memasuki kantor sekretaris daerah Temanggung, markas penentangTotok.Akibatnya, kepala desa tersebut langsung dipukuli beberapa PNS. Namun, belum sempat terjadi aksi lebih parah, kepala desa tersebut diamankan petugas.Aksi demonstrasi ini, selain diikuti oleh PNS dari lingkungan Sekda, juga diikuti para PNS dan tenaga media RSUD Djodjonegoro, Temanggung.Dalam aksinya, mereka membawa 3 ambulans serta membawa peralatan alat musik drum band. Sebagian di antara meraka juga hanya duduk-duduk dan berorasi. Aktivitas kantor Sekda lumpuh total. Semua ruangan pintu tertutup dan di pintunya tertempel poster , "Antek Totok minggat dari ruangan ini". Beberapa tembok bangunan ditulisi 'orang yang terima jabatan dari Totok haram' dengan cat semprot. Sementara, ratusan kepala desa (Kades) dan perangkatnya yang mendukung Totok Ary Prabowo melakukan aksi di depan rumah dinas, Jl. Brigjen Katamso. Para Kades tersebut pada awalnya ingin mengawal Totok untuk masuk kerja di kantornya. Namun, setelah ada pembicaraan dengan Kapolres Temanggung AKBP Widiyanto Poesoko, rencana tersebut berubah. Alasannya, situasi tidak kondusif dan kompleks Sekda telah dijadikan basis para penentangnya. Atas saran tersebut, Totok bersedia tidak masuk kerja dan berada di rumah dinas. Para kades pun saat ini masih berkumpul di depan rumah dinas, teaptnya di alun-alun kota Temanggung.Saat ini, pengamanan di rumah dinas Totok Ary Prabowo ditempatkan sekitar 500 personel aparat kepolisian. Demikian juga di kantor sekretaris daerah juga ditempatkan 500 personel ditambah mobil water canon. Menurut Kapolres, aparat keamanan totalnya berjumlah 1.500 orang. Mereka dari Polres Temanggung, Polwil Kedu, Brimob Semarang dan Brimob Kutoarjo.
(jon/)











































