Sutiyoso Jamin Posyandu Jakarta Beri Makanan Tambahan
Senin, 20 Jun 2005 11:35 WIB
Jakarta -
Busung lapar menjadi momok yang mengerikan bagi balita dan orangtuanya. Untuk mencegahnya, pos pelayanan terpadu (posyandu) dipercaya memiliki peran besar. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso juga optimistis posyandu tetap memberikan makanan tambahan yang penting untuk mengantisipasi busung lapar.Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso usai berziarah di makam Pahlawan Nasional M Husni Thamrin di Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2005).Pemberian makanan tambahan itu, menurut Sutiyoso, didanai dari kocek Pemda DKI Jakarta. "Kalau DKI sebenarnya dulu waktu AS menghentikan makanan tambahan, saya teruskan pakai biaya Pemda. Saya kira hal tersebut sampai saat ini masih diteruskan," kata Sutiyoso.Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menambahkan kerja sama aparat dengan masyarakat diperlukan memonitor mekanisme posyandu.Sekadar diketahui, seorang balita menderita busung lapar ditemukan di Jakarta. Rachmatullah (2,5) warga Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, positif menderita busung lapar. Dia mempunyai berat badan 2,5 kilogram dan kini dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara. Beberapa balita lainnya juga dinyatakan mengalami gizi buruk.Pemerintah SBY saat ini gencar menghidupkan kembali posyandu di seantero negeri. Setiap posyandu mendapatkan subsidi negara Rp 50 ribu/bulan untuk belanja makanan tambahan. Peranan posyandu yang menyurut pasca-Orba diprediksi turut menyumbang munculnya busung lapar.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































