"Kami datang kemari ingin menyampaikan pesan tadi kita sudah ke Sekretariat Negara melayangkan surat ke Presiden RI agar Presiden bersikap terkait pidato Kapolri yang berpotensi merusak keutuhan NKRI ini," kata Asep di Ruang Komisi III, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/2/2018).
"Oleh karena itu kami datang kemari untuk ada evaluasi. Minta ke DPR agar DPR mengontrol Presiden supaya benar nggak Presiden mengapresiasikan apa yang kita layangkan, aspiratif nggak surat yang kita layangkan untuk segera mencopot memberhentikan saudara Tito Karnavian," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya nanti itu kan disampaikan ke sekretariat, sekretariat akan menyampaikan ke fraksi-fraksi. Nanti bagaimana kita tunggu saja fraksi-fraksi bagaimana menyikapi surat dari API-Bersatu ini," ujar Nasir pada kesempatan yang sama.
Nasir mengatakan, pada 8 Februari Komisi III akan mengadakan rapat dengan Kapolri Tito Karnavian. Rencananya, laporan dari API-Bersatu ini akan dibahas dalam rapat tersebut.
"Iya (akan bahas). Makanya nanti kita tunggu fraksi-fraksi seperti apa mereka menyikapinya," kata politisi PKS itu. (yas/jor)











































