Kadishub Dipanggil Polisi soal Reklamasi, Sandi: Pemprov Kooperatif

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kamis, 01 Feb 2018 10:00 WIB
Ilustrasi: Sandiaga Uno (tengah) dan Andri Yansyah (kanan). (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah dipanggil Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan terkait kasus reklamasi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemprov akan kooperatif dengan polisi untuk mengusut kasus tersebut.

"Kita harus kooperatif, Pemprov dan stakeholder (pemangku kepentingan)-nya. Kooperatif dan membuka secara terang benderang apa yang diperlukan kepolisian. Dan kita support apa yang diinisiasi oleh temen-temen Polda untuk membuka rasa keadilan di masyarakat," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/2/2018).

Sandiaga mengaku telah menyampaikan ke Andri untuk kooperatif dengan polisi. Pihaknya berharap keterangan Andri dapat membantu menyelesaikan kasus reklamasi.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Andri untuk kooperatif dan terus membantu tugas-tugas kepolisian," sebutnya.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengagendakan pemanggilan terhadap Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah terkait kasus reklamasi. Andri akan dimintai keterangan Kamis 1 Februari 2018 alias hari ini.

"Iya, Kadishub kita panggil juga, besok (Kamis 1 Februari 2018)," kata Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Sutarmo, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (31/1) kemarin.

Sutarmo mengatakan pemeriksaan terhadap Andri berkaitan dengan masalah pembangunan infrastruktur di Pulau C dan D.

Selain berkaitan dengan masalah administrasi, polisi ingin mendalami terkait proses pelaksanaannya. "Ya salah satunya masalah jalan di pulau reklamasi, termasuk administrasi juga," imbuh Sutarmo.

(fdu/dnu)