Sidang Suap Bakamla

Jaksa Tampilkan Chat Baru, Nama SN Kembali Disebut

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 31 Jan 2018 17:13 WIB
Komunikasi WhatsApp yang ditampilkan jaksa di sidang (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Jaksa KPK kembali menampilkan bukti tangkapan layar dari percakapan WhatsApp dalam sidang lanjutan perkara suap terkait proyek satellite monitoring Bakamla. Dalam percakapan itu, nama SN kembali disebut.

Awalnya, jaksa KPK menunjukkan bukti-bukti itu kepada anggota DPR Fayakhun Andriadi, yang dihadirkan sebagai saksi. Namun Fayakhun yakin tidak pernah menuliskan pesan-pesan seperti yang dicantumkan jaksa. Dia pun menyebut akun WhatsApp-nya pernah diretas.

"Saya tidak pernah menuliskan pesan itu," ucap Fayakhun ketika bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Nofel Hasan itu di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

Saat menampilkan percakapan itu, jaksa menjelaskan mekanisme komunikasi yang diduga dilakukan adalah pesan dari Fayakhun kepada Erwin Arief (Managing Director PT Rohde and Schwarz), kemudian diteruskan ke mantan pegawai PT Melati Technofo Indonesia (MTI) M Adami Okta, lalu ke mantan Direktur PT MTI Fahmi Darmawansyah.

"Jadi mekanismenya seperti disampaikan Erwin Arief meneruskan pesan saksi dengan dirinya di-capture diteruskan Adami. Diteruskan Adami kepada Fahmi. Begitu mekanismenya ada percakapan seperti itu. Diawali saya bacakan Pak ya. 'Ok bro sabar nanti akan aku jelaskan sama FS dengan sejelas-jelasnya seperti yang kita bicara tadi. Ya Bro bola perlu besok sore saya ketemu muka dengan Bro dan Dami, sekitar jam 4 di DPR.' Bisa jelaskan?" tanya jaksa.

"Saya tidak pernah menulis pesan seperti itu," ujar Fayakhun lagi.

Berikut ini alat bukti percakapan yang ditampilkan jaksa KPK:

23/7 21: 49 Fayakhun Andriadi: Sn: bbm saya semalam spt ini

Mas bisa mampir ke rumah. Banyak yang mengusulkan sampean diganti panggar komisi 1. Pindah mas
Tolong sampaikan ke FS itu kaintannya dengan saya memberikan tambahan ke Bakamla. Saya dimintai segera beresin.
Ini adalah hubungan baik saya dengan bro Erwin dan FS. Segera yg bakamla 1550 diselesaikan, senin saya sdh samai jakarta saya beresin ke sn.
Kalau sampai nggak beres saya selesai sampai disini bro. Abis saya

Erwin Arief: Ok bro aku sampaikan dengan fahmi malam ini juga

29/8 14: 21Fayakhun Andriadi: Bro tolong asap. Saya sdh diperintah sn untuk ketemu saidah, asap. Saya sudah diledek tadi: kan selama ini saidah temenmu kan? Kan elo yang belain selama ini. Masa susah diajak ketemu? Saya malu bro

Adami: Pak kata om femi besok bisa (fai/dhn)